Kasus Baru Covid-19 di Korea Selatan Bertambah

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota staf medis menggunakan swab untuk mengambil sampel dari pengunjung di pusat pengujian 'drive-thru' untuk penyakit virus corona COVID-19 di Pusat Medis Universitas Yeungnam di Daegu, Korea Selatan, Selasa, 3 Maret 2020. Dari dalam mobilnya, seorang pengemudi diperiksa apakah ada demam atau kesulitan bernafas oleh staf medis.  REUTERS/Kim Kyung-Hoon

    Anggota staf medis menggunakan swab untuk mengambil sampel dari pengunjung di pusat pengujian 'drive-thru' untuk penyakit virus corona COVID-19 di Pusat Medis Universitas Yeungnam di Daegu, Korea Selatan, Selasa, 3 Maret 2020. Dari dalam mobilnya, seorang pengemudi diperiksa apakah ada demam atau kesulitan bernafas oleh staf medis. REUTERS/Kim Kyung-Hoon

    TEMPO.CO, Jakarta - Korea Selatan pada Minggu, 13 Desember 2020, melaporkan ada 1.030 kasus baru infeksi virus corona. Jumlah itu tertinggi dalam dua hari berturut-turut di negara yang mengklaim sukses mengendalikan penyebaran Covid-19.

    Korea Selatan saat ini menghadapi gelombang ketiga wabah virus corona. Dari total kasus baru yang terjadi, sebanyak 1.002 kasus ditularkan antar warga lokal.

    Para pencari kerja bersiap mengikuti tes di Seoul, Korea Selatan, 25 April 2020. Pelaksanaan tes pun tetap digelar mengikuti protokol pencegahan virus Corona, yaitu peserta mengenakan masker dan menerapkan physical distancing. REUTERS/Kim Hong-Ji

    Catatan Badan Pencegahan dan Pengendalian Penyakit di Korea Selatan memperlihatkan total ada 42.766 kasus infeksi virus corona di negara itu sejak virus corona merebak. Dari jumlah tersebut, ada 580 kasus yang berakhir dengan kematian.  

    Perdana Menteri Korea Selatan Chung Sye-kyun pada Sabtu, 12 Desember 2020, mengatakan pengetatan aturan social distancing mungkin akan dilakukan jika penyebaran virus corona terus berlanjut. Itu artinya, Korea Selatan secara praktik akan berstatus lockdown untuk pertama kalinya.

       

    Korea Selatan adalah negara dengan perekonomian terbesar keempat di Asia. Korea Selatan sebelumnya dipuji sukses mengatasi wabah virus corona tanpa lockdown.

    Korea Selatan mengatasi virus corona dengan melacak jejak orang-orang yang melakukan kontak dengan mereka yang tertular virus corona dan melakukan tes massal. Kasus pertama virus corona di Korea Selatan terkonfirmasi pada Januari 2020.

    Sebelumnya pada Sabtu, 12 Desember 2020, Korea Selatan melaporkan ada 950 kasus baru virus corona. Kondisi ini mendorong Presiden Korea Selatan Moon Jae-in untuk memobilisasi aparat kepolisian, personel militer dan dokter umum demi menghentikan penyebaran virus corona.

    Aturan yang diberlakukan di Ibu Kota Seoul saat ini berstatus di bawah 2,5. Jika status dinaikkan hingga ke level 3 dari total 5 level, maka sekolah-sekolah tatap muka harus ditiadakan. Hanya toko-toko yang menjual kebutuhan pokok, yang boleh buka dan acara kumpul-kumpul lebih dari 10 orang tidak diperbolehkan.     

    Sumber: https://www.reuters.com/article/us-health-coronavirus-southkorea/south-korea-reports-1030-coronavirus-cases-second-daily-record-idUSKBN28N01F


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Macam Batal Puasa

    Ada beberapa macam bentuk batalnya puasa di bulan Ramadan sekaligus konsekuensi yang harus dijalankan pelakunya.