Inggris Mau Ambil Alih Pabrik Baja Tertua untuk Bangun Kapal Selam Nuklir

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapal selam Kerajaan Inggris disiagakan untuk menghadapi ketegangan di Timur Tengah. Sumber: Getty Images/mirror.co.uk

    Kapal selam Kerajaan Inggris disiagakan untuk menghadapi ketegangan di Timur Tengah. Sumber: Getty Images/mirror.co.uk

    TEMPO.CO, Jakarta - Inggris berencana untuk mengambil alih salah satu pembuat baja tertua untuk mengamankan rantai pasokan armada kapal selam nuklir dalam negeri, Sky News melaporkan pada Sabtu.

    Kementerian Pertahanan (MoD) telah meminta Deloitte untuk memberi saran tentang pembicaraan dengan pabrik baja swasta Sheffield Forgemasters, lapor Sky News, mengutip sumber industri baja, dikutip dari Reuters, 6 Desember 2020.

    Kementerian Pertahanan Inggris tidak dapat segera dihubungi untuk dimintai komentar.

    Pengambilalihan langsung Sheffield Forgemasters, yang menelusuri sejarahnya kembali ke bengkel pandai besi kecil di tahun 1750-an, hanyalah salah satu dari sejumlah opsi yang sedang dipertimbangkan, dan bahwa kesepakatan apa pun kemungkinan besar akan beberapa bulan lagi, kata Sky News.

    "Hubungan jangka panjang kami dengan kontraktor utama Pertahanan Inggris dan Kementerian Pertahanan didasarkan pada pekerjaan penting yang kami lakukan dalam program Kapal Selam dan kami tidak akan mengomentari masalah-masalah terkait pekerjaan pertahanan kami," kata Kepala Eksekutif Sheffield Forgemasters David Bond melalui email.

    Empat kapal selam kelas Vanguard Inggris membentuk kekuatan penangkal nuklir strategis negara, kata Angkatan Laut Kerajaan di situs webnya. Masing-masing kapal selam dipersenjatai dengan rudal nuklir Trident 2 D5.

    Sumber:

    https://uk.reuters.com/article/uk-britain-defence-steel/britains-mod-in-talks-to-control-steelmaker-for-nuclear-submarines-sky-news-idUKKBN28F0IL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman Ibadah Sholat Ramadan Saat Covid-19

    Pemerintah DKI Jakarta telah mengizinkan masjid ataupun mushola menggelar ibadah sholat dalam pandemi.