Waspada Covid-19, Italia Bikin Aturan untuk Natal dan Tahun Baru

Polisi berpatroli di sebuah jalan di tengah lonjakan infeksi coronavirus baru di Milan, Italia, pada 22 Oktober 2020. Jam malam diberlakukan terhadap lebih dari 21,7 juta warga Italia, yang mencakup sepertiga dari populasi negara itu, di tengah lonjakan infeksi coronavirus baru yang pada Kamis (22/10) mencapai 13.860, kata para pejabat. (Xinhua/Daniele Mascolo)

TEMPO.CO, Jakarta - Italia menyetujui pemberlakuan aturan baru demi menekan naiknya infeksi virus corona selama Natal dan tahun baru. Lewat aturan baru itu, maka misa pada malam hari ditiadakan.

Dalam aturan itu, lalu-lintas antar kota-kota di Italia juga dihentikan sementara. Keputusan ini diambil menyusul tingginya angka harian kematian akibat Covid-19 di Negara Pizza tersebut.

Alun-alun Piazza del Duomo terlihat sepi saat diberlakukannya Lockdown, dimana warga hanya diizinkan meninggalkan rumah mereka untuk bekerja, alasan kesehatan atau keadaan darurat, guna mencegah penyebaran Virus Corona di Milan, Italia, 6 November 2020. Aturan lockdown, warga Italia untuk tidak keluar rumah pada pukul 10 malam hingga 5 pagi. REUTERS/Daniele Mascolo

Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte mengatakan terhitung mulai 21 Desember 2020 sampai 6 Januari 2021 lalu-lintas di 20 wilayah di Italia hanya diperbolehkan bagi mereka yang ada keperluan pekerjaan, berobat dan alasan darurat. Pada hari raya Natal 25 Desember nanti, hari buka kado dan pada malam tahun baru masyarakat Italia tidak boleh pergi meninggalkan kota tempat tinggal mereka.

Aturan baru tersebut disiarkan oleh sebuah televisi di Italia pada Kamis, 3 Desember 2020. Perdana Menteri Conte mengatakan pembatasan aktivitas masyarakat yang diberlakukan di penjuru Italia mulai menunjukkan hasil yang bagus. Namun libur hari raya Natal bisa menjadi ancaman adanya kenaikan kasus-kasus baru virus corona.

“Cukup jelas Natal kali ini akan berbeda dari sebelumnya. Namun tidak akan mengurangi keotentikan Natal,” kata Conte.       

Dalam pidatonya, Conte mendesak masyarakat agar tidak mengundang tamu berkunjung ke rumah mereka selama perayaan Natal. Di Italia, ada lebih dari 58 ribu orang meninggal karena virus corona sejak wabah itu menyebar pada Februari 2020.

Kasus virus corona di Italia tertinggi kedua di Eropa setelah Inggris. Tercatat ada 1.665 juta kasus positif Covid-19 di Italia. Namun dalam beberapa pekan terakhir, penambahan kasus baru dan pasien Covid-19 yang masuk rumah sakit telah melambat meskipun kasus harian positif Covid-19 di negara itu lebih tinggi dibanding negara lain di Eropa.      

Pada Kamis, 3 Desember 2020, ada 993 orang meninggal karena virus corona di Italia atau tertinggi untuk angka harian kematian akibat virus tersebut. Sebelumnya kematian tertinggi terjadi pada 27 Maret 2020, di mana ada 919 pasien virus corona meninggal, yang juga puncak dalam gelombang pertama pandemi.    

Sumber: https://www.reuters.com/article/us-health-coronavirus-italy-regions/italy-tightens-curbs-for-christmas-as-covid-deaths-hit-record-high-idUSKBN28D2FU






Erling Haaland Liburan di Italia, Mengunjungi Pabrik Ferrari dan Makan Malam di Bologna

2 jam lalu

Erling Haaland Liburan di Italia, Mengunjungi Pabrik Ferrari dan Makan Malam di Bologna

Pemain Manchester City Erling Haaland sedang menikmati liburan dan menghabiskan beberapa hari terakhir di kawasan Emilia Romagna, Italia.


Pasien COVID-19 di China Boleh Karantina di Rumah dengan Syarat

6 jam lalu

Pasien COVID-19 di China Boleh Karantina di Rumah dengan Syarat

China akan mengizinkan kasus positif COVID-19 menjalani karantina di rumah dengan syarat tertentu


Protes Aturan Covid-19 di Cina Menyebar ke Luar Negeri

13 jam lalu

Protes Aturan Covid-19 di Cina Menyebar ke Luar Negeri

Warga Cina yang menetap di Sydney hingga Toronto ikut melakukan aksi protes terhadap aturan Covid-19 dengan menyerukan Cina yang bebas


Produksi Mazda di Jepang Diklaim Aman Meski Ada Penguncian Covid-19 di Cina

1 hari lalu

Produksi Mazda di Jepang Diklaim Aman Meski Ada Penguncian Covid-19 di Cina

Mazda mengklaim telah memiliki persediaan suku cadang yang cukup dalam beberapa bulan ke depan.


Saat Pejabat China Diam Tercengang Ditanya Protes Covid-19

1 hari lalu

Saat Pejabat China Diam Tercengang Ditanya Protes Covid-19

Pejabat China tercengang saat ditanya oleh wartawan mengenai protes mandat ketat nol-Covid di negara itu.


China Semangat Lockdown, Dampaknya dari Demonstrasi sampai 20 Ribu Buruh Mundur

1 hari lalu

China Semangat Lockdown, Dampaknya dari Demonstrasi sampai 20 Ribu Buruh Mundur

Pemerintah China semakin banyak memberlakukan lockdown di kota-kota karena antisipasi penyebaran Covid-19. Protes anti-lockdown terus berlangsung.


Studi: Subvarian Omicron BA.2 Berlipat Ganda Lebih Cepat di Sel Otak

1 hari lalu

Studi: Subvarian Omicron BA.2 Berlipat Ganda Lebih Cepat di Sel Otak

Para peneliti mengatakan bahwa subvarian Omicron BA.2 memicu tingkat kematian sel terprogram yang jauh lebih tinggi setelah infeksi sel otak.


Aktivitas Pabrik di Cina Terkontraksi karena Aturan Covid-19

1 hari lalu

Aktivitas Pabrik di Cina Terkontraksi karena Aturan Covid-19

Aktivitas pabrik di Cina terkontraksi lebih cepat pada November 2022 buntut dari pembatasan aktivitas karena penyebaran Covid-19


Minta Heru Budi Hartono Sowan 9 Fraksi, DPRD: Biar Kami Bisa Nikmati Tahun Baru

1 hari lalu

Minta Heru Budi Hartono Sowan 9 Fraksi, DPRD: Biar Kami Bisa Nikmati Tahun Baru

Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta Basri Baco meminta Penjabat Gubernur Jakarta Heru Budi Hartono sowan ke kantor sembilan fraksi di Gedung DPRD.


Warga Cina yang Ikut Unjuk Rasa Menolak Aturan Covid-19 Mulai Diburu Polisi

1 hari lalu

Warga Cina yang Ikut Unjuk Rasa Menolak Aturan Covid-19 Mulai Diburu Polisi

Dua sumber yang ikut berunjuk rasa menolak aturan Covid-19, di telepon oleh Kepolisian Beijing yang meminta mereka melakukan lapor diri.