Banjir di Thailand, 5 Tewas

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Banjir melanda tujuh provinsi di wilayah selatan Thailand. Pada 3 Desember 2020, banjir tampak mulai surut. Sumber: US News & World Report/reuters.com

    Banjir melanda tujuh provinsi di wilayah selatan Thailand. Pada 3 Desember 2020, banjir tampak mulai surut. Sumber: US News & World Report/reuters.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Thailand pada Kamis, 3 Desember 2020, melaporkan setidaknya lima tewas dalam sebuah banjir bandang yang disebabkan hujan muson di tujuh provinsi di selatan Thailand. Semua korban tewas itu ditemukan di Provinsi Nakhon Si Thammarat.

    Rekaman televisi memperlihatkan karyawan sebuah rumah sakit menumpuk karung pasir di depan ruang gawat darurat agar bisa menghalau air dari luar. Gambar lain memperlihatkan orang-orang mendorong sepeda motor menerobos genangan air.

    Banjir melanda tujuh provinsi di wilayah selatan Thailand. Pada 3 Desember 2020, banjir tampak mulai surut. Sumber: reuters.com

    Beberapa penduduk, termasuk seorang biksu, mendayung beberapa perahu karet melintasi area-area komersial, di mana anak-anak malah asyik bermain.

    Kementerian Dalam Negeri Thailand menyebut banjir mulai menggenangi sejumlah area di Thailand sepekan lalu, namun pada Kamis, 3 Desember 2020, banjir tampak mulai surut. Musibah banjir ini telah berdampak pada lebih dari 255 ribu kepala keluarga di tujuh provinsi di selatan Thailand.

    Wilayah selatan Thailand banyak menjadi tempat perkebunan karet. Otoritas Karet Thailand pada Kamis, 3 Desember 2020, mengatakan akan memberikan uang subsidi pada para petani karet sebesar 3 ribu bath atau Rp 1.4 juta yang terdampak oleh musibah ini atau jika banjir merusak lebih dari 20 pohon karet di perkebunan mereka.

      

    Sumber: https://www.reuters.com/article/us-thailand-floods/five-dead-as-flash-floods-hit-southern-thailand-idUSKBN28D10T?il=0


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketentuan THR Ramadan 2021: Tidak Boleh Dicicil

    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah mengeluarkan edaran THR Ramadan 2021 yang mewajibkan perusahaan membayarnya sesuai dengan undang-undang.