Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Uni Eropa Akan Tingkatkan Kemitraan Strategis dengan ASEAN

image-gnews
Menteri Luar Negeri Jerman Heiko Maas berbicara selama konferensi pers menyusul pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Palestina Riyad al-Maliki, di Berlin, Jerman 17 November 2020. [REUTERS / Hannibal Hanschke / Pool]
Menteri Luar Negeri Jerman Heiko Maas berbicara selama konferensi pers menyusul pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Palestina Riyad al-Maliki, di Berlin, Jerman 17 November 2020. [REUTERS / Hannibal Hanschke / Pool]
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Jerman mengatakan Uni Eropa dan kelompok negara-negara Asia Tenggara ASEAN telah sepakat untuk meningkatkan hubungan mereka menjadi kemitraan strategis.

"Sebagai mitra ekonomi yang dekat, kami akan membela rute perdagangan yang aman dan terbuka serta perdagangan yang bebas dan adil," kata Menteri Luar Negeri Jerman Heiko Maas setelah pertemuan virtual dengan mitranya dari UE dan Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN), dikutip dari Reuters, 1 Desember 2020.

Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi melqkukan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Jerman, Heiko Maas. Sumber : dokumen Kemenlu.

"Bersama-sama, kami mewakili lebih dari satu miliar orang dan hampir 25 persen dari kekuatan ekonomi global. Bersama-sama, kami memiliki suara yang kuat di dunia ini," kata Maas, yang tidak memberikan rincian spesifik tentang apa yang akan dihasilkan oleh kemitraan strategis tersebut.

ASEAN terdiri dari Brunei, Vietnam, Laos, Kamboja, Thailand, Myanmar, Malaysia, Singapura, Indonesia dan Filipina. Sementara Uni Eropa memiliki 27 negara anggota.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Dua minggu lalu, 10 negara ASEAN bergabung dengan Cina, Jepang, Korea Selatan, Australia dan Selandia Baru untuk membentuk Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (RCEP), blok perdagangan bebas terbesar di dunia, mencakup hampir sepertiga dari populasi global dan sekitar 30 persen dari PDB global.

Sumber:

https://www.reuters.com/article/us-europe-asean-partnership/european-union-and-asean-to-form-strategic-partnership-germany-idUSKBN28B4V0?il=0

Iklan




Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Zulhas Tolak UU Anti Deforestasi Uni Eropa, Walhi: Pemerintah Enggan Benahi Tata Kelola Sawit

10 jam lalu

Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan memberikan sambutan dalam The 40th IFC yang berlangsung di Jakarta, Jumat 4 Agustus 2023.
Zulhas Tolak UU Anti Deforestasi Uni Eropa, Walhi: Pemerintah Enggan Benahi Tata Kelola Sawit

Walhi kritik sikap Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan atau Zulhas yang menolak UU Anti Deforestasi Uni Eropa.


DPR RI Ajukan 6 Poin Strategis untuk Draf Resolusi AIPA ke-44

1 hari lalu

Anggota DPR RI Fadli Zon. Foto : Dok/Man
DPR RI Ajukan 6 Poin Strategis untuk Draf Resolusi AIPA ke-44

Saat ini setiap kawasan, tak terkecuali ASEAN, dihadapkan pada fenomena shifting paradigm


Forum ASEAN di Yogya: Desa Wisata Butuh Dukungan Sektor Digital

2 hari lalu

Forum ASEAN di Yogya turut menyoroti persoalan desa wisata yang lokasinyanya berada di pinggiran, Kamis (3/8). Dok.istimewa
Forum ASEAN di Yogya: Desa Wisata Butuh Dukungan Sektor Digital

Di Yogyakartai, banyak desa wisata memiliki berbagai produk terutama kerajinan berkualitas. Mulai dari batik hingga yang memanfaatkan bahan alam.


Negara-negara di Mediterania Minta Ada Langkah Nyata Atasi Krisis Iklim

2 hari lalu

Ratusan orang pada 12 November 2022 berunjuk rasa di Ibu Kota Lisabon memprotes krisis iklim. Mereka juga menuntut Menteri Ekonomi Portugal Antonio Costa e Silva untuk mengundurkan diri. Sumber: Reuters
Negara-negara di Mediterania Minta Ada Langkah Nyata Atasi Krisis Iklim

Presiden Italia dan rekan-rekannya di lima negara Eropa menuntut langkah mendesak untuk mengatasi krisis iklim, menyusul gelombang panas yang menghanguskan, munculnya kebakaran hutan, hingga banjir.


Rupiah Melemah, Ekonom: Mata Uang Negara Berkembang di Asean Alami Tekanan yang Sama

3 hari lalu

Ilustrasi rupiah. Pexels/Ahsanjaya
Rupiah Melemah, Ekonom: Mata Uang Negara Berkembang di Asean Alami Tekanan yang Sama

Pada penutupan perdagangan hari, rupiah mengalami pelemahan sebesar 0,07 persen atau 11 poin menjadi Rp15.186 per dolar AS


Pernyataan Pemerintah soal UU Anti Deforestasi: Rugikan Petani, Diskriminatif, dan Gaya Perang Dagang Baru

3 hari lalu

Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan membuka acara FoodAgri Insight On Location dengan tema
Pernyataan Pemerintah soal UU Anti Deforestasi: Rugikan Petani, Diskriminatif, dan Gaya Perang Dagang Baru

Pemerintah tegas menolak dan melawan UU Anti Deforestasi Uni Eropa karena beragam alasan.


Ramai-ramai Cari Pasar Baru Imbas UU Anti Deforestasi Uni Eropa, Tak Berdampak Signifikan?

3 hari lalu

Pemandangan udara terlihat dari kawasan hutan yang dibuka untuk perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat, Indonesia, 6 Juli 2010. REUTERS/Crack Palinggi/File Foto
Ramai-ramai Cari Pasar Baru Imbas UU Anti Deforestasi Uni Eropa, Tak Berdampak Signifikan?

UU Anti Deforestasi Uni Eropa buat asosiasi eksportir mencari pasar baru. Namun, menurut Wamendag hal tersebut tak terlalu berdampak signifikan.


Pertemuan Gubernur Negara ASEAN Hasilkan Naskah Deklarasi Bersama, Heru Budi: Pererat Kerja Sama

4 hari lalu

Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi (ketiga kanan), Plt Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono (ketiga kiri), Sekjen ASEAN Kao Kim Hourn (kedua kanan), Sekjen United Cities and Local Governments Asia-Pacific (UCLG ASPAC) Bernadia Tjandradewi (kiri), Gubernur Vientiane Laos Atsaphangthong Siphandone (kedua kiri), dan Gubernur Provinsi Quirino Filipina Dakila Carlo E. Cua (kanan) menabuh rebana saat membuka Pertemuan Gubernur dan Wali Kota se-ASEAN (MGMAC & AMF) 2023 di Jakarta, Selasa 1 Agustus 2023. MGMAC dan AMF yang dihadiri lebih dari 500 peserta meliputi gubernur dan wali kota negara ASEAN tersebut guna menyalurkan aspirasi pemerintah kota dan daerah untuk mendukung perwujudan misi komunitas ASEAN 2025. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso
Pertemuan Gubernur Negara ASEAN Hasilkan Naskah Deklarasi Bersama, Heru Budi: Pererat Kerja Sama

Heru Budi mengatakan, pembangunan kota berkelanjutan akan mendukung tujuan kolektif memperkuat posisi ASEAN sebagai pusat pertumbuhan ekonomi kawasan.


NU Harap Forum Lintas Budaya dan Agama ASEAN Punya Peran Politik

4 hari lalu

Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf (tengah) bersama panitia forum ASEAN Intercultural and Interreligious Dialogue Conference menggelar jumpa pers pada Rabu, 2 agustus 2023. TEMPO.CO/Daniel A. Fajri
NU Harap Forum Lintas Budaya dan Agama ASEAN Punya Peran Politik

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Yahya Cholil Staquf menginginkan forum lintas budaya dan agama ASEAN dapat punya pengaruh secara politik di kawasan, yang tengah menghadapi tantangan baik krisis internal atau ketegangan geopolitik.


Alasan Junta Militer Myanmar Tunda Pemilu, Begini Respons Indonesia dan AS

4 hari lalu

Urban Poor Consortium, LOCOA (Leaders And Organizers for Community Organizations on Asia) dan JRMK (Jaringan Rakyat Miskin Kota), menggelar aksi di depan Gedung Sekretariat ASEAN, Jakarta, Selasa 10 20 Juni 2023. Aksi ini digelar dalam rangka memperingati Hari Pengungsian sedunia ke-109, dan guna untuk mengingat 2,7 juta pengungsi Myanmar yang sampai saat ini masih berkeliaran di hutan, sungai, dan perbatasan. FOTO/Magang-Andre Lasarus Benny
Alasan Junta Militer Myanmar Tunda Pemilu, Begini Respons Indonesia dan AS

Junta Militer Myanmar menunda pemilu pada Agustus tahun ini dan memilih memperpanjang status darurat negara selama enam bulan. Apa alasannya?