Pejabat Senior Iran Menduga Oposisi Terlibat Dalam Pembunuhan Ilmuwan Nuklir

Reporter:
Editor:

Ahmad Faiz Ibnu Sani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Para pelayat duduk di samping peti mati ilmuwan nuklir Iran Mohsen Fakhrizadeh, dalam upacara pemakaman di kuil Imamzadeh Saleh, di Teheran, Iran, 30 November 2020. Intelejen mengklaim Israel sebagai arsitek dari pembunuhan Fakhrizadeh. Hamed Malekpour/WANA (West Asia News Agency) via REUTERS

    Para pelayat duduk di samping peti mati ilmuwan nuklir Iran Mohsen Fakhrizadeh, dalam upacara pemakaman di kuil Imamzadeh Saleh, di Teheran, Iran, 30 November 2020. Intelejen mengklaim Israel sebagai arsitek dari pembunuhan Fakhrizadeh. Hamed Malekpour/WANA (West Asia News Agency) via REUTERS

    TEMPO.CO, - Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran Ali Shamkani mengatakan kelompok oposisi diduga ikut terlibat bersama Israel dalam pembunuhan ilmuwan nuklir, Mohsen Fakhrizadeh.

    "Kami memiliki beberapa petunjuk tapi pasti kelompok 'Monafeghin' terlibat dan unsur kriminal di baliknya adalah rezim Zionis (Israel) dan Mossad," katanya kepada TV pemerintah dikutip dari Reuters, Selasa, 1 Desember 2020.

    Monafeghin adalah istilah yang digunakan para pejabat untuk merujuk pada Dewan Nasional Perlawanan Iran (NCRI) yang berbasis di Paris. Mereka adalah sekelompok oposisi di pengasingan yang pemerintah Iran berusaha untuk menyingkirkannya.

    Menurut Shamkani, pembunuhan Fakhrizadeh ini adalah sesuatu yang rumit. Pasalnya pembunuhan diduga dilakukan dari jarak jauh dengan menggunakan perangkat elektronik.

    Stasiun televisi berbahasa Inggris di Iran, Press TV, melaporkan senjata yang digunakan dalam pembunuhan Mohsen Fakhrizadeh pekan lalu dibuat di Israel. "Senjata yang dikumpulkan dari lokasi aksi teroris memiliki logo dan spesifikasi industri militer Israel," kata sumber yang tidak disebutkan namanya.

    Belum ada konfirmasi dari pemerintah Israel terkait tuduhan asal senjata itu. Namun Menteri Intelijen Israel Eli Cohen mengatakan kepada stasiun radio 103 FM pada hari Senin bahwa dia tidak tahu siapa yang bertanggung jawab.

    Mohsen Fakhrizadeh, ilmuwan Iran yang dicurigai oleh Barat mendalangi program bom nuklir rahasia, tewas kemarin. Ia disergap dan ditembak di dalam mobilnya di jalan raya dekat Teheran.

    REUTERS

    Sumber

    https://www.reuters.com/article/idUSKBN28A0RY?il=0

    #


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketentuan THR Ramadan 2021: Tidak Boleh Dicicil

    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah mengeluarkan edaran THR Ramadan 2021 yang mewajibkan perusahaan membayarnya sesuai dengan undang-undang.