Tonjolkan Keberagaman, Joe Biden Cetak Banyak Rekor di Kabinetnya


TEMPO.CO, Jakarta - Menepati janjinya selama kampanye Pilpres Amerika, Joe Biden membangun kabinet yang menonjolkan keberagaman atau inklusivitas. Dia tidak membiarkan kabinetnya didominasi pria kulit putih seperti inkumben Donald Trump, tetapi juga mengisinya dengan figur-figur perempuan, latin, kuli hitam, asian, dan masih banyak lagi.

Keputusan Joe Biden membuat kabinetnya mencetak berbagai pencapaian bersejarah. Sebab, beberapa pos diisi oleh figur-figur dari kelompok masyarakat yang tidak pernah terwakili sebelumnya. Berikut beberapa rekor yang dicetak Kabinet Joe Biden sejauh ini:

1. Pria Kulit Hitam Pertama yang menjadi Deputi Kementerian Keuangan
Presiden Amerika Terpilih Joe Biden, pada Senin kemarin, menunjuk Adewale Adeyomo sebagai Deputi Kementerian Keuangan yang baru. Ia adalah pria kulit hitam pertama yang mengisi posisi tersebut. Sebelumnya, ia pernah menjadi Deputi Penasehat Keamanan Nasional, Deputi Dewan Ekonomi Nasional, dan Deputi Kepala Staf di Kementerian Keuangan. Semuanya di masa administrasi Presiden Obama.

2.Pria Hispanik Pertama yang menjadi Sekretaris Sosial Gedung Putih
Joe Biden merekrut Carlos Elizondo sebagai Sekretaris Bidang Sosial di Gedung Putih. Dia menjadi pria Hispanik pertama yang mengisi posisi itu. Sebelumnya, dia adalah Sekretaris Bidang Sosial untuk kantor Wakil Presiden Amerika ketika Joe Biden mengisinya.

Avril Haines. wikipedia.org

3.Perempuan Pertama yang menjadi Direktur CIA
Joe Biden memilih Avril Haines untuk posisi Direktur CIA (Agensi Intelijen Pusat). Sebelumnya, jabatan yang ia tempati selalu diisi oleh pria. Adapun Avril Haines bukan orang baru di komunitas intelijen. Ia sempat menjadi Deputi Direktur CIA, Penasehat Hukum Dewan Keamanan Nasional, dan Penasehat Keamanan Nasional untuk mantan Presiden Barack Obama.

4.Pria Latin Pertama yang menjadi Menteri Keamanan Dalam Negeri
Pilihan bersejarah lainnya yang dibuat Joe Biden adalah Alejandro Mayorkas. Ia adalah pria latin dan imigran pertama yang menjadi Menteri Keamanan Dalam Negeri. Adapun Joe Biden merekrutnya atas pengalamannya di bidang imigrasi mulai dari menjadi Deputi Menteri Keamanan Dalam Negeri hingga membuat kebijakan DACA yang pro imigran. Berkat DACA, para imigran dibekali dengan pendidikan dan skill sebelum dideportasi. Donald Trump sempat mencoba menghapusnya, tetapi gagal.

Presiden Amerika Terpilih Joe Biden menunjuk Janet Yellen sebagai Menteri Keuangan Amerika yang baru (Sumber: Reuters)

5.Perempuan Pertama yang menjadi Menteri Keuangan
Dalam pengumuman tim ekonominya, Joe Biden mengumumkan Janet Yellen sebagai Menteri Keuangan Amerika yang baru. Ia adalah perempuan pertama yang mengisi posisi itu. Secara pengalaman, ia sudah teruji karena memimpin Federal Reserve (The Fed) dari 2014-2018. Adapun keahlian Yellen ada pada makroekonomi dengan kekhususan pada tenaga kerja dan perbankan.

6.Perempuan Kulit Hitam Pertama yang menjadi Ketua Penasehat Ekonomi
Joe Biden lagi-lagi mengajak lulusan administrasi mantan Presiden Barack Obama, Cecilia Rouse. Biden menjadikannya sebagai Ketua Dewan Penasehat Ekonomi. Di masa Obama, ia adalah anggota dari dewan tersebut. Berbeda dari kebanyakan penasehat lainnya, latar belakang Rouse lebih kental di bidang akademik. Ia adalah Dekan Fakultas Hubungan Internasional serta Professor Ekonomi dan Kebijakan Publik di Universitas Princeton.

ISTMAN MP | CNN | REUTERS

https://edition.cnn.com/2020/11/30/politics/historic-firsts-biden-administration/index.html

https://www.reuters.com/article/us-usa-biden-advisers/biden-set-to-name-senior-members-of-economic-team-possibly-as-soon-as-monday-idUSKBN2890XS






Dunia Melihat Indonesia sebagai Negara Super Power Mini, Apa Maksud Luhut

1 hari lalu

Dunia Melihat Indonesia sebagai Negara Super Power Mini, Apa Maksud Luhut

Luhut Binsar Panjaitan menceritakan beberapa pakar ekonomi di Amerika Serikat memuji kondisi perekonomian Indonesia.


Ancaman Resesi Global 2023, Luhut: Kita Harus Kompak Hadapi Keadaan

1 hari lalu

Ancaman Resesi Global 2023, Luhut: Kita Harus Kompak Hadapi Keadaan

Luhut Binsar Panjaitan meminta Indonesia harus kompak menghadapi ancaman resesi global 2023.


Top 3 Dunia: Wartawati CNN Tolak Pakai Hijab sampai Bantuan untuk Ukraina

5 hari lalu

Top 3 Dunia: Wartawati CNN Tolak Pakai Hijab sampai Bantuan untuk Ukraina

Berita Top 3 Dunia tentang jurnalis CNN tolak pakai hijab saat wawancarai Presiden Iran, demo tolak hijab, dan Biden-Truss sepakat bantu Ukraina


Wapres Ma'ruf Amin Hadiri Perayaan Kelahiran Nabi Kongzi, Siapa Dia?

6 hari lalu

Wapres Ma'ruf Amin Hadiri Perayaan Kelahiran Nabi Kongzi, Siapa Dia?

Wakil Presiden Ma'ruf Amin menghadiri peringatan Hari Lahir Nasional Nabi Kongzi ke-2573 di Pontianak, kemarin. Siapakah dia?


BI Perkirakan Ekonomi Global Tahun Depan Anjlok, Hanya Cina yang Cerah

6 hari lalu

BI Perkirakan Ekonomi Global Tahun Depan Anjlok, Hanya Cina yang Cerah

BI memprediksi ekonomi global tahun depan turun jadi 2,7 persen, bahkan 2,6 persen.


Ma'ruf Amin: Keberagaman Harus Kita Rawat, Jangan Terpecah Belah

7 hari lalu

Ma'ruf Amin: Keberagaman Harus Kita Rawat, Jangan Terpecah Belah

Terhadap berbagai potensi konflik yang dapat memecah persatuan dan kesatuan, Wapres Ma'ruf Amin berharap masyarakat tidak boleh lengah.


Donald Trump dan Anak-anaknya Digugat Jaksa Agung New York

7 hari lalu

Donald Trump dan Anak-anaknya Digugat Jaksa Agung New York

Donald Trump dan anak-anaknya digugat oleh Jaksa Agung atas tuduhan melakukan sejumlah tindakan penipuan.


Pandemi Covid-19 Sudah Berakhir di AS? Para Epidemiolog Ingatkan Excess Mortality

7 hari lalu

Pandemi Covid-19 Sudah Berakhir di AS? Para Epidemiolog Ingatkan Excess Mortality

Jumlah kasus baru AS tertinggi kedua setelah Jepang, tapi angka kematiannya tertinggi dI dunia. Berikut update pandemi Covid-19 di Amerika dan dunia.


Jokowi Tak Mau Ikut Joe Biden Nyatakan Pandemi Covid-19 Telah Berakhir

9 hari lalu

Jokowi Tak Mau Ikut Joe Biden Nyatakan Pandemi Covid-19 Telah Berakhir

Presiden Amerika Serikat Joe Biden menyatakan bahwa pandemi Covid-19 di negaranya telah berakhir.


Biden Klaim Pandemi Covid-19 Sudah Berakhir, di AS Kasus Corona Masih Tinggi

9 hari lalu

Biden Klaim Pandemi Covid-19 Sudah Berakhir, di AS Kasus Corona Masih Tinggi

Kasus Corona di AS masih tinggi saat Joe Biden menyatakan pandemi Covid-19 sudah berakhir.