Bush Umumkan Serangan AS ke Afganistan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Militer Amerika Serikat pada Minggu (7/10) memulai serangan udara atas Afganistan sebagai sebagai front baru dalam perangnya terhadap teroris menyusul serangan 11 September silam ke New York dan Washington, demikian diumumkan oleh Presiden George W. Bush di Wahington, DC.

    Pengumuman itu disampaikan Bush dalam sebuah siaran televisi yang ditujukan kepada rakyatnya sebagai serangan roket ke ibukota Afganistan, Kabul. Stasiun televisi AS CNN juga melaporkan serangan militer ke bandara di Selatan Afganistan, Kandahar, dan wilayah di dekat Bandara Jalalabad di Timur.

    Pertempuran sedang berlangsung di berbagai front, ujar Bush. Kita tidak akan kalah, kita tidak akan dipermalukan, kita tidak akan gagal. Perdamaian dan Kemenangan akan tercapai.

    Amerika Serikat telah mengumunkan akan menyerang rezim Taliban di Afganistan, kecuali mereka menyerahkan Usamah bin Ladin, tersangka otak teroris yang menyerang Amerika 11 September lalu.

    Beberapa suara ledakan terdengar di Ibukota Afganistan, kabul, Minggu malam dan aliran listrik terputus, ujar penduduk kota tersebut kepada Kantor Berita Perancis AFP. Mereka mengatakan dapat mendengar suara meriam Taliban, rudal antipesawat terbang dan suara tembakan-tembakan kecil, terdengar seperti pecah perang di jalan-jalan kota.

    Aksi militer ini adalah bagian dari kampanye anti teroris kami, ujar Bush. Hari ini kami menargetkan Afganistan, tetapi perang ini bersifat global. Setiap bangsa mempunyai pilihan dalam perang ini. Tidak ada posisi netral. (Ira Kartika MB)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Fakta-fakta Pelantikan Jokowi - Ma'ruf, Dihadiri Prabowo - Sandi

    Selain beberapa wakil dari berbagai negara, pelantikan Jokowi - Ma'ruf ini dihadiri oleh Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.