Demonstrasi Anti Pemerintah Berlanjut di Thailand  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif : Ribuan orang dari Aliansi Rakyat untuk Demokrasi melanjutkan unjuk rasa di Bangkok, Thailand hari ini, setelah bentrok besar di pekan lalu yang menewaskan dua demonstran dan melukai sekitar 500 orang.

    Unjuk rasa hari ini dilaporkan diikuti 5.000 orang untuk memaksa pemerintahan koalisi yang dipimpin Partai Kekuasaaan Rakyat melepas kekuasaan.

    Pengunjuk rasa membagikan rekaman video dan foto bentrokan besar 7 Oktober lalu dalam unjuk rasa hari ini.

    Aliansi Rakyat untuk Demokrasi melacarkan aksi mereka sejak bulan Mei. Saat itu Thailand masih diperintah oleh Perdana Menteri Samak Sundaravej dari Partai Kekuasaan Rakyat.

    Koalisi partai itu dalam parlemen Thailand semakin lemah dan upaya pemecatan semakin kuat hingga pada 9 September Mahkamah Konstitusi Thailand memberhentikan Samak. Penggantinya yang hingga kini masih menjabat, Somchai Wongsawat, berasal dari partai yang sama.

    Masyarakat oposisi di Thailand menganggap partai itu masih dikendalikan Thaksin Shinawatra. adalah boneka dari partai

    Thailand belum berhasil memiliki pemerintahan yang bertahan stabil sejak Thaksin dikudeta militer bulan September 2006. Thaksin digantikan oleh Surayud Chulanont dari militer, dan Chulanont memfasilitasi pemilihan umum bulan Desember 2007 yang membawa Samak naik menjad Perdana Menteri.

    AFP | Ronald


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.