Tuna Netra Lari 5 Kilometer Dibantu Alat Navigasi

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Thomas Panek, 50 tahun, pelari tuna netra dari Amerika Serikat. Sumber: Reuters.

    Thomas Panek, 50 tahun, pelari tuna netra dari Amerika Serikat. Sumber: Reuters.

    TEMPO.CO, Jakarta - Thomas Panek, 50 tahun, penyandang tuna netra, pada Kamis, 19 November 2020, berhasil menyelesaikan lari sejauh 5 kilometer di Central Park New York pekan ini. Keberhasilan Panek ini menjadi buah bibir karena dia menyelesaikan larnya tanpa bantuan manusia, namun dia hanya mengandalkan bantuan navigasi.

    “Hal paling aman untuk seorang tuna netra adalah duduk saja, namun saya tidak mau hanya duduk,” kata Panek, yang kehilangan pengelihatannya pada awal usia 20 tahun-an karena sebuah kondisi genetik.

    Thomas Panek, 50 tahun, pelari tuna netra dari Amerika Serikat. Sumber: Reuters.

    Pelari lainnya mungkin lelah menjadi pembimbing untuk Panek yang larinya lambat. Walhasil, sejak setahun lalu dia mengaku menemukan cara untuk berlari solo.

    Dia menggunakan aplikasi Google di ponsel yang akan mengarahkannya berlari karena dia yakin manusia terlahir untuk berlari. Panek lalu bekerja sama dengan Alphabet Inc untuk menciptakan sebuah program pencarian.

    Dalam program tersebut, sebuah ponsel pintar digunakan untuk ditanamkan aplikasi jalur lari. Aplikasi itu untuk mendeteksi posisi si pelari dan memberikan bimbingan lewat suara yang dihubungkan ke earphone.   

    “Ini rasanya seperti mengajarkan pada seorang anak untuk mencari garis,” kata peneliti dari Google, Xuan Yang.

    Pandemi virus corona yang meminta orang-orang untuk menjaga jarak fisik atau social distancing telah mendorong para ahli untuk menciptakan alat (bagi tuna netra) yang tak perlu meminta bantuan manusia atau anjing.  

    “Bisa berada di titik ini, sungguh emosional,” kata Panek setelah merampungkan uji coba larinya lewat aplikasi tersebut, yang disponsori Google dan New York Road Runners Club.       

    Sumber: https://www.reuters.com/article/us-tech-blind-runner/blind-man-born-to-run-completes-solo-marathon-with-trial-app-to-guide-him-idUSKBN2802P9


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Jaga Jarak yang Tepat Saat Covid-19

    Menjaga jarak adalah salah satu aturan utama dalam protokol Covid-19. Berikut tips untuk menjaga jarak secara efektif.