Raja Thailand Ingatkan Warga Pentingnya Persatuan

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ribuan pengunjuk rasa pro-demokrasi memberi jalan bagi ambulans selama protes anti-pemerintah, di kawasan Victory Monument, Bangkok, Thailand, Ahad, 18 Oktober 2020. Pengunjuk rasa anti-pemerintah di Thailand menentang larangan demonstrasi untuk hari keempat pada hari Ahad. REUTERS/Athit Perawongmetha

    Ribuan pengunjuk rasa pro-demokrasi memberi jalan bagi ambulans selama protes anti-pemerintah, di kawasan Victory Monument, Bangkok, Thailand, Ahad, 18 Oktober 2020. Pengunjuk rasa anti-pemerintah di Thailand menentang larangan demonstrasi untuk hari keempat pada hari Ahad. REUTERS/Athit Perawongmetha

    TEMPO.CO, Jakarta - Raja Thailand Maha Vajiralongkorn menyerukan pada para simpatisannya pentingnya persatuan. Permintaan itu disampaikan setelah ribuan demonstran menutup jalan Raja Maha Vajiralongkorn saat dia melintasi wilayah tengah Bangkok untuk meresmikan pembukaan jalur baru kereta api, Sabtu, 14 November 2020.

    Sekitar 2.500 demonstran berkumpul di Monumen Demokrasi, Bangkok, Thailand, dalam beberapa bulan terakhir untuk memprotes Perdana Menteri Prayuth Chan-ocha. Mereka menuntut adanya perubahan konstitusi serta reformasi Kerajaan Thailand.

    Raja Thailand Maha Vajiralongkorn dan Ratu Suthida berinteraksi dengan para pendukung pro monarki di The Grand Palace, Bangkok, 1 November 2020. Diketahui, Thailand kini tengah menghadapi gelombang aksi protes yang dipimpin oleh para mahasiswa. REUTERS/Jorge Silva

    Para demonstran menutupi bagian tengah Monumen Demokrasi, yang menjadi titik berkumpulnya para demonstran. Mereka membawa spanduk bertuliskan keluhan dan penghinaan.

    “Kediktatoran harus dihancurkan, demokrasi akan makmur,” demikian diteriakkan demonstran.     

    Ketika iring-iringan Raja Thailand dan Ratu Suthida melewati kerumunan pengunjuk rasa itu, demonstran pun berbalik dan mengacungkan tiga jari serta menyanyikan lagu nasional Thailand untuk menunjukkan ketidak puasan mereka pada Kerajaan Thailand.

    Setiba di acara seremoni kereta api tersebut, Raja Maha Vajiralongkorn disambut oleh para simpatisannya, yang menggunakan pakaian serba kuning, melambai-lambaikan bendera nasional Thailand dan meneriakkan kalimat ‘Raja panjang umur’.      

    “Dia (Raja) mengatakan agar memperlihatkan pada anak-anak betapa pentingnya persatuan negara,” kata Donnapha Kladbupha, 48 tahun, seorang guru di Thailand.   

    Istana Kerajaan Thailand belum mau berkomentar sejak meletupnya serangkaian unjuk rasa di Negeri Gajah Putih itu, yang salah satunya meneriakkan tuntutan reformasi Kerajaan. Dua pekan lalu, Raja Maha Vajiralongkorn mengatakan dia mencintai para pengunjuk rasa dan Thailand adalah sebuah negara yang bisa melakukan kompromi.  

      

    Sumber: https://www.reuters.com/article/us-thailand-protests/thai-king-calls-for-unity-after-protesters-turn-back-on-motorcade-idUSKBN27U0A4


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketentuan THR Ramadan 2021: Tidak Boleh Dicicil

    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah mengeluarkan edaran THR Ramadan 2021 yang mewajibkan perusahaan membayarnya sesuai dengan undang-undang.