Kesal Dengan Korupsi, Laki-laki di Mesir Bakar Diri

Reporter:
Editor:

Ahmad Faiz Ibnu Sani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kembang api terlihat menerangi Lapangan Tahrir di Kairo, Mesir, saat ribuan warga MEsir berkumpul untuk merayakan kemenangan Mohammed Morsi dalam pemilihan presiden, Minggu (24/6). AP/Khalil Hamra

    Kembang api terlihat menerangi Lapangan Tahrir di Kairo, Mesir, saat ribuan warga MEsir berkumpul untuk merayakan kemenangan Mohammed Morsi dalam pemilihan presiden, Minggu (24/6). AP/Khalil Hamra

    TEMPO.CO, - Seorang pria membakar dirinya di Lapangan Tahrir Square, Kairo. Tindakan ini ia lakukan sebagai bentuk protes terhadap dugaan korupsi yang terjadi di Mesir.

    Pria yang diketahui bernama Mohammed Hosni itu merekam dirinya sendiri saat berjalan kaki di sepanjang jalan menuju Tahrir Square. Mengenakan jas dan dasi, dia berteriak-teriak sebelum membakar pakaiannya seperti terlihat dalam video berdurasi 20 menit yang dia siarkan langsung di Facebook.

    "Orang-orang di negaraku, negara terkaya di dunia, negara terbaik di dunia ... dipegang oleh pencuri. Mereka semua korup, semuanya pencuri,” katanya mengacu pada elite penguasa negara itu seperti dikutip dari Aljazeera, Sabtu, 14 November 2020.

    Warga dan petugas keamanan yang melihat aksi bakar diri Hosni bergegas untuk memadamkan api. Hosni pun berhasil diselamatkan dan ia kini harus dirawat di sebuah rumah sakit.

    Belum ada komentar resmi dari otoritas terkait insiden yang terjadi pada Kamis  kemarin itu.

    Petugas keamanan, yang menolak disebutkan namanya, mengatakan Hosni baru bebas dari penjara. Namun tidak ada keterangan lebih lanjut yang ia sampaikan. Belum ada konfirmasi pula terkait tuduhan ini.

    Sumber Aljazeera di direktorat keamanan Kairo mengatakan Hosni kini dalam pengawasan ketat di rumah sakit. Kepada para petugas dia mengatakan bekerja di Organisasi Audit Pusat Mesir.

    Petugas keamanan menuduh organisasi terlarang Ikhwanul Muslimin memanfaatkan Hosni. Namun dalam videonya, Hosni mengatakan dia bukan anggota organisasi tersebut.

    Pihak berwenang telah menangkap ribuan anggota Ikhwanul Muslimin sejak Presiden Mohamed Morsi dikudeta pada 2013. Namun kelompok selalu membantah memiliki kaitan apa pun dengan berbagai kekerasan yang terjadi. Meski demikian pihak berwenang Mesir menyatakan Ikhwanul Muslimin sebagai organisasi "teroris".

    "Ikhwanul Muslimin yang teroris mengeksploitasi salah satu anggotanya yang bermasalah secara psikologis, memaksanya untuk membakar pakaiannya dalam upaya untuk menimbulkan kekacauan," kata sumber keamanan.

    Keamanan di Tahrir Square, tempat demonstrasi massa yang menggulingkan mantan Presiden lama Hosni Mubarak pada tahun 2011, diawasi dengan ketat.

    Pihak berwenang juga menekan tindakan protes publik di tengah penindasan terhadap masyarakat sipil dan kebebasan berbicara di bawah Presiden Abdel Fattah el-Sisi, yang mengambil alih kekuasaan pada 2013 setelah penggulingan Morsi.

    Puluhan rakyat Mesir yang blak-blakan telah diasingkan atau dipenjara dalam beberapa tahun terakhir, termasuk aktivis, pengacara, dan jurnalis terkemuka.

    Aljazeera

    Sumber

    https://www.aljazeera.com/news/2020/11/13/egyptian-man-sets-himself-on-fire-in-cairos-tahrir-square


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Jaga Jarak yang Tepat Saat Covid-19

    Menjaga jarak adalah salah satu aturan utama dalam protokol Covid-19. Berikut tips untuk menjaga jarak secara efektif.