Rusia Berencana Bangun Pangkalan Angkatan Laut di Sudan

Reporter:
Editor:

Ahmad Faiz Ibnu Sani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Rusia Vladimir Putin, Menteri Pertahanan Sergei Shoigu dan Panglima Angkatan Laut Rusia Nikolai Yevmenov memeriksa kapal perang sebelum parade Hari Angkatan Laut di Saint Petersburg, Rusia, Ahad, 26 Juli 2020. Sputnik/Alexei Druzhinin/Kremlin via REUTERS

    Presiden Rusia Vladimir Putin, Menteri Pertahanan Sergei Shoigu dan Panglima Angkatan Laut Rusia Nikolai Yevmenov memeriksa kapal perang sebelum parade Hari Angkatan Laut di Saint Petersburg, Rusia, Ahad, 26 Juli 2020. Sputnik/Alexei Druzhinin/Kremlin via REUTERS

    TEMPO.CO, -  Pemerintah Rusia berencana membangun pangkalan angkatan laut di pantai Laut Merah Sudan. Hal ini tertuang dalam rancangan perjanjian kerja sama dengan Sudan yang dipublikasikan di situs pemerintah Rusia.

    Rancangan perjanjian ini ditandatangani oleh Perdana Menteri Rusia Mikhail Mishustin. Draf tersebut menuliskan pangkalan ini akan menjadi pusat dukungan logistik. "Perbaikan dan suplai operasi serta istirahat untuk kru dapat dilakukan," tulisnya seperti dikutip dari Aljazeera, Jumat, 13 November 2020.

    Rencananya pangkalan angkatan laut Rusia ini dapat menampung 300 prajurit dan sipil serta empat kapal, termasuk kapal bertenaga nuklir. Pangkalan ini akan berdiri di pinggiran utara Pelabuhan Sudan.

    Dengan kerja sama ini, Rusia mendapat hak untuk mengangkut senjata, amunisi, dan berbagai alat lain yang dibutuhkan di pangkalan tersebut melalui pelabuhan atau bandara Sudan. 

    ADVERTISEMENT

    Menurut draf perjanjian itu, pangkalan tersebut bertujuan untuk menjaga perdamaian dan stabilitas di kawasan. "Bersifat defensif dan tidak ditujukan terhadap negara lain," tulisnya.

    Kesepakatan ini dijadwalkan berlaku selama 25 tahun. Namun sejauh ini pihak berwenang Rusia belum menyebutkan kapan pastinya penandatanganan perjanjian dengan Sudan.

    Seperti diketahui, Rusia dalam beberapa tahun terakhir memperbarui pengaruh geopolitiknya dan mengalihkan pandangannya ke Afrika. Salah satu contoh lainnya adalah menjalin kerja sama militer dengan Sudan pada Mei 2019 yang akan berlaku selama tujuh tahun.

    ALJAZEERA

    Sumber

    https://www.aljazeera.com/news/2020/11/13/russia-plans-naval-base-in-sudan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Selain Makan di Warteg, Ini Sejumlah Kegiatan Asyik yang Bisa Dilakukan 20 Menit

    Ternyata ada banyak kegiatan positif selain makan di warteg yang bisa dilakukan dalam waktu 20 menit. Simak sejumlah kegiatan berikut...