ISIS Klaim Sebagai Dalang Serangan Bom di Jeddah

Ilustrasi bom. shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta - Kelompok teroris ISIS (Islamic State of Iraq and Syria) mengklaim bertanggung jawab atas serangan teroris di Arab Saudi pada hari Rabu kemarin. Klaim mereka, kombatan merekalah yang menanam peledak di area pemakaman non-muslim, Jeddah, Arab Saudi.

"Kombatan kami berhasil menyembunyikan bom rakitan rumah di pemakaman pada hari Rabu dan meledak ketika para konsuler berkumpul," klaim ISIS, yang disampaikan lewat kanal Telegram mereka, dikutip dari kantor berita Reuters, Kamis, 12 November 2020.

Seperti diberitakan sebelumnya, bom meledak di tengah perhelatan upacara untuk memperingati berakhirnya Perang Dunia I. Di upacara tersebut hadir sejumlah diplomat atau konsuler dari negara-negara Eropa yang dulu terlibat Perang Dunia I. Beberapa orang menderita luka-luka dalam peristiwa.

Adapun peristiwa teror itu adalah yang kedua kalinya di Jeddah dalam dua pekan terakhir. Serangan pertama berupa penusukan di mana korbannya adalah satpam Konsulat Jenderal Prancis. Adapun ISIS, pada Oktober lalu, meminta para kombatan dan pendukungnya untuk menyasar warga negara barat, jaringan pipa, serta infrastruktur ekonomi yang berada di Arab Saudi.

Apabila juga melihat serangan teror di luar Arab Saudi, maka teror di Jeddah adalah peristiwa kesekian dalam beberapa pekan terakhir. Peningkatan aktivitas teror terjadi sejak kasus pembunuhan Samuel Paty, guru asal Paris, yang dipenggal karena mengajarkan kebebasan berpendapat menggunakan karikatur Nabu Muhammad dari majalah satir Charlie Hebdo.

Salah satu yang menjadi sorotan, selain peristiewa di Jeddah, adalah penembakan warga di Wina, Austria. Selain itu, juga penyerangan di Gereja Notre-Dame Basilica di mana tiga orang tewas.

ISTMAN MP | REUTERS

https://www.reuters.com/article/us-saudi-blast-islamic-state/islamic-state-claims-responsibility-for-jeddah-attack-idUSKBN27S2EA?il=0






Raja Salman dan Pangeran MBS Memuji Terpilihnya Arab Saudi sebagai Tuan Rumah Piala Asia 2027

11 jam lalu

Raja Salman dan Pangeran MBS Memuji Terpilihnya Arab Saudi sebagai Tuan Rumah Piala Asia 2027

Raja Salman bertekad memberikan pengalaman sepak bola yang belum pernah terjadi sebelumnya.


Cristiano Ronaldo Menjual Jet Pribadi untuk Membeli yang Lebih Besar

19 jam lalu

Cristiano Ronaldo Menjual Jet Pribadi untuk Membeli yang Lebih Besar

Gulfstream G200 custom milik Ronaldo hanya ada 250 unit di dunia.


Singapura Menahan Pelajar Pendukung ISIS yang Berencana Melakukan Serangan

20 jam lalu

Singapura Menahan Pelajar Pendukung ISIS yang Berencana Melakukan Serangan

Pelajar Singapura pendukung ISIS berencana menyerang kamp tentara dan makam di sebuah masjid.


Arab Saudi Resmi Terpilih Menjadi Tuan Rumah Piala Asia 2027

1 hari lalu

Arab Saudi Resmi Terpilih Menjadi Tuan Rumah Piala Asia 2027

Arab Saudi resmi terpilih menjadi tuan rumah Piala Asia 2027 dalam Kongres AFC pekan ini.


Cerita 2 TKW Korban Wowon Serial Killer di Posko Cianjur, Rugi Rp 100 Juta dan Rp 288 Juta

1 hari lalu

Cerita 2 TKW Korban Wowon Serial Killer di Posko Cianjur, Rugi Rp 100 Juta dan Rp 288 Juta

Wowon Erawan alias Aki atau Wowon serial killer, 60 tahun, tersangka kasus pembunuhan berantai ternyata sering menebar teror kepada korbannya.


Arab Saudi Jadi Sponsor Piala Dunia Wanita 2023, FIFA Dikecam

2 hari lalu

Arab Saudi Jadi Sponsor Piala Dunia Wanita 2023, FIFA Dikecam

Amnesty International melabeli Arab Saudi dengan catatan hak asasi manusia yang "mengerikan".


Arab Saudi Beri Visa Empat Hari Gratis untuk Pelancong dengan Pesawat

2 hari lalu

Arab Saudi Beri Visa Empat Hari Gratis untuk Pelancong dengan Pesawat

Pemberian visa gratis diharapkan dapat mendorong pariwisata Arab Saudi menyongsong Vision 2030.


Jasad Turis Arab Saudi yang Hilang di AS Ditemukan di Danau

2 hari lalu

Jasad Turis Arab Saudi yang Hilang di AS Ditemukan di Danau

Jasad turis Arab Saudi yang hilang, Abdulrahman Al-Anazi, ditemukan pada Senin pagi di Danau Erie di Cleveland, Ohio, Amerika Serikat


Setidaknya 28 Tewas dalam Dua Serangan oleh Kelompok Bersenjata di Burkina Faso

3 hari lalu

Setidaknya 28 Tewas dalam Dua Serangan oleh Kelompok Bersenjata di Burkina Faso

Burkina Faso sedang memerangi kelompok pengacau terkait Al Qaeda dan ISIS.


Kisah Wanita Arab Saudi Jadi Masinis Kereta Cepat, Awalnya Diremehkan

3 hari lalu

Kisah Wanita Arab Saudi Jadi Masinis Kereta Cepat, Awalnya Diremehkan

Arab Saudi mengizinkan kaum wanita menjadi masinis kereta cepat. Sebanyak 32 orang telah selesai menjalani latihan.