Perdana Menteri Bahrain Sheikh Khalifa Meninggal Dunia

Seorang pria mengendarai skuter di dekat bendera AS, Uni Emirat Arab, Israel, dan Bahrain di sepanjang jalan di Netanya, Israel, 14 September 2020. [REUTERS / Nir Elias]

TEMPO.CO, Jakarta- Perdana Menteri Bahrain, Khalifa bin Salman Al-Khalifa telah meninggal. Hal tersebut dikonfirmasi langsung oleh Kerajaan Bahrain siang, Rabu, 11 November 2020.

"Sheikh Khalifa meninggal dunia pada Rabu pagi di Rumah Sakit Mayo, Amerika," ujar keterangan Pemerintah Bahrain, dikutip dari kantor berita Reuters.

Atas meninggalnya, Sheikh Khalifa, Raja Salman bin Hamad Al Khalifa mendeklarasikan masa berduka selama sepekan. Selain itu, kantor-kantor pemerintahan akan diliburkan dulu selama tiga pekan menurut keterangan dari Arabnews.

Sementara itu, untuk pemakaman dari Sheikh Khalifa sendiri, akan dilakukan setelah repatriasi dari Amerika. Dan, untuk pemakamannya, akan dibuka untuk kalangan terbatas saja. Per berita ini ditulis, belum diketahui apa penyebab kematian pria berusia 84 tahun itu.

Sebagai catatan, Sheikh Khalifa adalah salah satu perdana menteri dengan periode kepemimpinan terpanjang di dunia. Dia telah mengisi pos tersebut sejak 1970, setahun sebelum Bahrain merdeka. Sebelumnya, ia sempat menjabat sebagai Kepala Dewan Keamanan Agung.

ISTMAN MP | REUTERS | ARABNEWS

https://www.arabnews.com/node/1761546/middle-east






Berapa Lama Perbedaan Waktu Indonesia dengan Amerika? Ini Penjelasannya

2 hari lalu

Berapa Lama Perbedaan Waktu Indonesia dengan Amerika? Ini Penjelasannya

Perbedaan waktu antara Indonesia dengan Amerika cukup jauh hingga lebih dari 10 jam karena perbedaan letak astronomis.


Bahrain dan Qatar Dialog Sinyal Perbaiki Hubungan Bilateral

3 hari lalu

Bahrain dan Qatar Dialog Sinyal Perbaiki Hubungan Bilateral

Pembicaraan ini menjadi sebuah sinyal kalau kedua negara Teluk itu sedang berupaya memperbaiki hubungan kedua negara setelah boikot Qatar dicabut.


Polisi Amerika Menahan Perempuan yang Diduga Menikam Mahasiswa Arab Saudi hingga Tewas

3 hari lalu

Polisi Amerika Menahan Perempuan yang Diduga Menikam Mahasiswa Arab Saudi hingga Tewas

Selain membunuh, terduga pelaku juga didakwa mencuri barang-barang milik mahasiswa Arab Saudi itu.


Empat Alasan Utama Badai PHK di Amerika Terus Berlanjut

7 hari lalu

Empat Alasan Utama Badai PHK di Amerika Terus Berlanjut

Pengamat dari Celios, Bhima Yudhistira Adhinegara mengatakan PHK di Amerika Serikat akan terus berlanjut. Ada empat penyebab.


PHK di Amerika Bulan Ini Mencapai 60 Ribu, Google dan Microsoft Pangkas Karyawan

7 hari lalu

PHK di Amerika Bulan Ini Mencapai 60 Ribu, Google dan Microsoft Pangkas Karyawan

Sekitar 60.000 karyawan di Amerika Serikat terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) sepanjang Januari 2023.


TV 86 Inci LG Gampang Terguling, 56 Ribu Unit Direcall di Amerika

14 hari lalu

TV 86 Inci LG Gampang Terguling, 56 Ribu Unit Direcall di Amerika

LG menarik (recall) lebih dari 56 ribu unit televisi layar raksasanya, 86 inci, dari pasaran di Amerika mulai 12 Januari 2023.


77 Tahun Lalu Semenanjung Korea Pecah Dua, Korea Selatan dan Korea Utara

34 hari lalu

77 Tahun Lalu Semenanjung Korea Pecah Dua, Korea Selatan dan Korea Utara

27 Desember 1945 saat semenanjung Korea terbagi menjadi dua, Korea Selatan dan Korea Utara. Begini kilas baliknya


Chatib Basri Jelaskan Latar Belakang Amerika Harus Resesi dan Tujuannya

39 hari lalu

Chatib Basri Jelaskan Latar Belakang Amerika Harus Resesi dan Tujuannya

Chatib Basri mengatakan resesi dapat terjadi secara terencana atau by design.


Beasiswa S1 di University of Oregon Amerika Serikat

45 hari lalu

Beasiswa S1 di University of Oregon Amerika Serikat

University of Oregon (UO) membuka program beasiswa International Cultural Service Program (ICSP) Scholarships untuk S1.


Samuel Eto'o Terlibat Pertengkaran di Piala Dunia 2022

54 hari lalu

Samuel Eto'o Terlibat Pertengkaran di Piala Dunia 2022

Mantan striker Kamerun Samuel Eto'o bentrok dengan seorang pria yang memegang kamera video.