Normalisasi Hubungan Israel, Netanyahu Kirim Gandum ke Sudan

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat konferensi pers di Kementerian Pertahanan Israel di Tel Aviv, didampingi Menteri Pertahanan Benny Gantz, 27 Juli 2020, menyusul dugaan penyusupan milisi Hizbullah di perbatasan Israel-Lebanon.[Tal Shahar/REUTERS]

    Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat konferensi pers di Kementerian Pertahanan Israel di Tel Aviv, didampingi Menteri Pertahanan Benny Gantz, 27 Juli 2020, menyusul dugaan penyusupan milisi Hizbullah di perbatasan Israel-Lebanon.[Tal Shahar/REUTERS]

    TEMPO.CO, Jakarta - Israel berencana mengirimkan gandum senilai USD 5 juta atau Rp 73 miliar ke Sudan. Rencana itu diumumkan oleh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Minggu, 25 Oktober 2020 atau beberapa hari setelah Sudan normalisasi hubungan Israel.

    “Kami menunggu sebua perdamaian yang hangat dan akan mengirimkan gandum senilai USD 5 juta secepatnya ke teman-teman baru kami di Sudan. Israel akan berkomunikasi dengan Amerika Serikat untuk membantu masa transisi di Sudan,” demikian kicauan kantor Perdana Menteri Israel.

    Sebelumnya pada Jumat, 23 Oktober 2020, Sudan dan Israel setuju untuk melakukan normalisasi hubungan. Kata sepakat itu diumumkan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump dari Gedung Putih atau tak lama setelah Trump secara resmi memberitahu Kongres Amerika Serikat soal niatnya membatalkan menempatkan kelompok Khartoum dalam daftar pemberi sponsor teroris.

    Sudan sebelumnya dipimpin oleh diktator, Omar Al-Bashir, yang pada tahun lalu sudah digulingkan. Dengan tidak ditempatkannya kelompok Khartoum di Sudan dalam daftar pemberi sponsor teroris, maka dalam daftar itu kini hanya ada tiga Negara, yaitu Iran, Suriah dan Korea Utara.

    “Para pemimpin setuju untuk menormalisasi hubungan antara Sudan dan Israel serta mengakhiri perang antar bangsa,” demikian bunyi pernyataan bersama Amerika Serikat, Sudan dan Israel.

    Presiden Trump dalam konfirmasinya mengatakan Sudan akan menjadi negara ketiga yang melakukan normalisasi hubungan Israel (sebelumnya Bahrain dan Uni Emirat Arab). Trump sangat yakin akan ada lebih banyak lagi negara yang melakukan hal ini (normalisasi hubungan).

    Kementerian Luar Negeri Sudan pada Minggu, 25 Oktober 2020 mengatakan Amerika Serikat bekerja sama dengan mitra-mitra Sudan di luar negeri untuk meringankan utang luar negeri Sudan yang sudah lebih dari USD 60 miliar atau Rp 880 triliun. Amerika Serikat dan Israel juga akan membantu Sudan mengkonsolidasikan demokrasinya, meningkatkan ketahanan pangan dan memerangi terorisme.

    Sumber: https://www.middleeastmonitor.com/20201026-israel-to-deliver-wheat-worth-5m-to-sudan/       


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Jaga Jarak yang Tepat Saat Covid-19

    Menjaga jarak adalah salah satu aturan utama dalam protokol Covid-19. Berikut tips untuk menjaga jarak secara efektif.