Sopir Taksi yang Jujur di Singapura Banjir Pujian

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Nicolas Lim memamerkan uang tip yang tak diduga diberikan oleh penumpang yang telah ditolongnya. Sumber: Facebook/Nicholas Lim/asiaone.com

    Nicolas Lim memamerkan uang tip yang tak diduga diberikan oleh penumpang yang telah ditolongnya. Sumber: Facebook/Nicholas Lim/asiaone.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang sopir taksi di Singapura menjadi buah bibir karena kejujurannya. Kisah ini terungkap saat sopir taksi itu mengunggah kegembiraannya ke Facebook karena tak menyangka mendapat uang tip setelah menolong penumpangnya.

    Kejadian ini terjadi pada 22 Oktober 2020 lalu. Sopir taksi, Nicolas Lim, mengantar penumpang sepasang suami-istri menuju ke daerah Chua Chu Kang sekitar pukul 7.40 malam. Ketika penumpang itu turun dari taksinya, Lim tidak menyadari salah satu tas penumpang tersebut ketinggalan di kursi belakang.

    Unggahan Nicolas Lim di media sosial. Sumber: Screengrab/Facebook/asiaone.com

    Dua jam kemudian ketika penumpang berikutnya naik taksinya, tas yang ketinggalan itu baru ketahuan. Tas tersebut semacam kantong belanjaan berwarna merah dengan logo Hermes.  

    Untungnya, satu jam kemudian pemilik tas tersebut meneleponnya dan Lim baru saja rampung mengantar penumpang yang diantarnya. Untungnya lagi, lokasi Lim rupanya sedang dekat dengan penumpang yang ketinggalan tas tersebut atau hanya memakan waktu sekitar 15 menit.

    “Saya tidak meminta ongkos mengantar tas yang ketinggalan itu ke lokasi penumpang saya berada. Saya hanya mengatakan padanya posisi saya dekat dengannya dan saya akan tiba dilokasi 15 menit,” tulis Lim di Facebook.            

    Lim menekankan, dia tak mengharapkan imbalan apapun dengan mengantarkan tas merah tersebut. Namun yang terjadi mengejutkannya, penumpang yang ketinggalan tas itu memberinya angbao (uang dalam amlop) sebesar SGD 100 atau sekitar Rp 1 juta.

    Natizen memuji atas kejujuran dan ketulusan sopir taksi tersebut. Ada juga yang guyon menyoroti berapa nilai isi dalam tas itu, yang mungkin lebih kecil dibanding uang tip yang diberikan pada Lim.    

    Sumber: https://www.asiaone.com/singapore/finders-not-keepers-honesty-pays-driver-who-returns-hermes-bag


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    QAnon dan Proud Boys, Kelompok Ekstremis Sayap Kanan Pendukung Donald Trump

    QAnon dan Proud Boys disebut melakukan berbagai tindakan kontroversial saat memberi dukungan kepada Donald Trump, seperti kekerasan dan misinformasi.