Warga Taiwan Deononstrasi Desak Cina Lepaskan 12 Warga Hong Kong

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengunjuk rasa anti UU Keamanan Nasional Hong Kong berdemo pada hari peringatan penyerahan Hong Kong dari Inggris ke Cina, 1 Juli 2020. Ketika ribuan demonstran berkumpul di pusat kota untuk berdemonstrasi tahunan yang menandai hari peringatan penyerahan bekas jajahan Inggris ke Cina di 1997, polisi anti huru hara menggunakan semprotan merica untuk melakukan penangkapan, sementara toko-toko dan satu stasiun metro tutup. [REUTERS / Tyrone Siu]

    Pengunjuk rasa anti UU Keamanan Nasional Hong Kong berdemo pada hari peringatan penyerahan Hong Kong dari Inggris ke Cina, 1 Juli 2020. Ketika ribuan demonstran berkumpul di pusat kota untuk berdemonstrasi tahunan yang menandai hari peringatan penyerahan bekas jajahan Inggris ke Cina di 1997, polisi anti huru hara menggunakan semprotan merica untuk melakukan penangkapan, sementara toko-toko dan satu stasiun metro tutup. [REUTERS / Tyrone Siu]

    TEMPO.CO, Jakarta - Ratusan orang berunjuk rasa di Taipei, Taiwan, menuntut pembebasan 12 orang warga Hong Kong, yang ditahan Cina.

    Para tahanan adalah warga Hong Kong pro-demokrasi, yang berupaya pergi ke Taiwan menggunakap kapal namun tertangkap kapal penjaga pantai Cina.

    “Banyak demonstran menggunakan kaos hitam dengan tulisan ‘segera bebaskan’,” begitu dilansir Reuters pada Ahad, 25 Oktober 2020. Sebagian demonstran juga melambaikan umbul-umbul berwarna kuning, yang menjadi simbol gerakan demokrasi.

    “Kami ingin Partai Komunis Cina tahu bahwa seluruh dunia memperhatikan penahanan ini sehingga mereka tidak bisa bertindak tidak adil,” kata Roger, salah satu pengunjuk rasa di garis depan di Hong Kong, yang melarikan diri ke Taiwan pada tahun lalu.

    Hong Kong dilanda demonstrasi besar-besaran sejak 2019 saat warga menolak pengesahan RUU Ekstradisi. Belakangan, warga kembali menolak pengesahan UU Keamanan Nasional Hong Kong, yang dibuat Cina untuk meredam unjuk rasa si kota semi-otonomi itu. 

    Roger mengatakan perhatian terhadap Hong Kong mulai menurun. “Kami perlu ke luar dan menunjukkan dukungan warga Hong Kong,” kata Roger. Menurut dia, aksi ini akan berlangsung di 35 kota di berbagai negara.

    Sumber

    https://www.reuters.com/article/us-hongkong-security/hundreds-rally-in-taiwan-call-for-release-of-12-hong-kong-people-arrested-by-china-idUSKBN27A08K?il=0


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Abai Perbarui Data Pasien Covid-19

    Beberapa pemerintah daerah abai perbarui data pasien positif Covid-19. Padahal, keterbukaan data ini dijamin dalam hukum negara. Berikut detilnya.