Bantah Tes Swab Sakit, Menlu Singapura Praktekkan Sendiri

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakhrisnan mempraktekan tes suap Covid-19. [ASIA ONE]

    Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakhrisnan mempraktekan tes suap Covid-19. [ASIA ONE]

    TEMPO.CO - Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan berusaha menunjukkan kepada warganya bahwa melakukan tes swab tidak menyakitkan. Pasalnya banyak warga Singapura yang takut mengikuti rapid test atau tes swab.

    Lewat video yang diunggah di akun Facebook-nya, Balakrishnan mendemonstrasikan sendiri cara melakukan tes usap. Ia terlihat memasukkan tongkat tes usap ke kedua lubang hidungnya. 

    Mantan kepala eksekutif Rumah Sakit Umum Singapura itu bahkan mendorong tongkat tes lebih dari yang diperlukan untuk mengambil sampel. "Saya tidak akan mengatakan itu nyaman, tapi itu tidak menyakitkan,” katanya dikutip dari Asiaone, Sabtu, 24 Oktober 2020.

    Tongkat usap itu kemudian ia masukkan ke dalam wadah reagen untuk mengeluarkan lendir sebelum isinya terbaca di mesin analisis. Tentu saja, hasil tesnya negatif untuk Covid-19. 

    Langkah Menlu Singapura menempatkan dirinya sebagai subjek tes mendapat respon positif. Banyak warga Singapura yang menghargai bahwa seorang politikus mau mempraktekkan tes Covid-19.

    Hingga berita ini dibuat, video Balakrishnan itu sudah dibagikan lebih 2 ribu dan disukai 3 ribu lebih pengguna Facebook.

     AHMAD FAIZ | ASIAONE

    https://www.asiaone.com/digital/its-not-painful-minister-balakrishnan-praised-demonstrating-covid-19-test-kit-himself


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    QAnon dan Proud Boys, Kelompok Ekstremis Sayap Kanan Pendukung Donald Trump

    QAnon dan Proud Boys disebut melakukan berbagai tindakan kontroversial saat memberi dukungan kepada Donald Trump, seperti kekerasan dan misinformasi.