Otoritas Lepaskan Satu Pemimpin Demonstrasi Thailand

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sekitar 20 ribu orang turun ke jalan di Kota Bangkok dan beberapa kota lainnya untuk memprotes larangan demonstrasi oleh pemerintah Thailand. Bangkok Post

    Sekitar 20 ribu orang turun ke jalan di Kota Bangkok dan beberapa kota lainnya untuk memprotes larangan demonstrasi oleh pemerintah Thailand. Bangkok Post

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Thailand melepaskan salah satu pimpinan demonstrasi dengan jaminan pada Jumat, 23 Oktober 2020.

    Jatupat “Pai” Boonpattararaksa berjanji akan terus menggelar aksi demonstrasi menuntut mundur Perdana Menteri Prayuth Chan-o-cha.

    “Kita akan terus berupaya mendorong Prayuth agar mundur dengan cara apapun. Saya ingin rakyat bergabung dengan kami melakukan perubahan di negeri ini,” kata Jatupat seperti dilansir Reuters pada Jumat, 23 Oktober 2020.

    Jatupat menghadapi beberapa kasus pelanggaran hukum terkait aksi protes yang diikutinya.

    Jatupat ditangkap pada 13 Oktober 2020 saat beberapa ratus demonstran terlibat bentrok dengan polisi. Ini terjadi sehari menjelang demonstrasi besar, yang juga mendesak reformasi kerajaan yang dipimpin Raja Maha Vajiralongkorn.

    Menurut Jatupat, pengalaman di dalam tahanan hanya mengubah gaya rambutnya yang sekarang berpola cepak. Namun, ini tidak mengubah hati dan tuntutan demonstran.

    Polisi telah menangkap puluhan orang termasuk sejumlah pemimpin demonstrasi yang terkenal di Thailand.

    Sumber

    https://www.reuters.com/article/us-thailand-protests/free-on-bail-prominent-thai-protest-leader-pledges-to-keep-up-campaign-idUSKBN2781NQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ciri-ciri Berbohong, Perhatikan Bahasa Tubuh Bukan Kata-katanya

    Bahasa tubuh bisa mencerminkan apakah orang tersebut sedang berbohong atau tidak. Berikut ciri-cirinya