Mantan Tim Sukses Akui Lobi Trump Hentikan Penyelidikan Skandal 1MDB

Elliot Broidy, mantan penggalang dana untuk memenangkan Donald Trump dalam pemilihan presiden Amerika 2016 mengakui melobi Trump untuk menghentikan penyelidikan mega skandal korupsi di Malaysia, 1MDB. Dia menerima jutaan dollar Amerika untuk lobi itu. [CNN]

TEMPO.CO - Seorang mantan penggalangan dana untuk memenangkan kembali Donald Trump dalam pemilihan presiden tahun 2016, Elliott Broidy mengakui secara ilegal melobi Presiden Trump untuk menghentikan penyelidikan atas mega skandal 1MDB di Malaysia.

Hal ini dia ungkapkan dalam persidangan di hadapan Hakim federal Washington DC, Colleen Kollar-Kotelly pada 20 Oktober 2020.

Dalam kampanye Trump 2016 dan di komite pengukuhannya, Broidy bertanggung jawab soal keuangan.

Seperti dikutip dari Reuters, Broidy mengaku bersalah atas tuduhan melanggar Undang-Undang Pendaftaran Agen Asing (FARA). FARA mengharuskan orang yang melobi pemerintah Amerika untuk entitas asing agar mendaftar ke Departemen Kehakiman. Broidy mengakui tidak melakukannya dia.

Dia pun menghadapi ancaman pidana penjara maksimal lima tahun dan membayar US$ 6,6 juta.

Jaksa penuntut mendakwa Broidy menerima jutaan dolar dari warga negara asing yang tidak disebutkan namanya untuk mengatur akhir penyelidikan Amerika terhadap skandal penggelapan miliaran dolar dari 1Malaysia Development Berhad (1MDB), dana investasi pemerintah Malaysia yang digagas bekas perdana menteri Malaysia Nazib Razak.

Jaksa juga mendakwa Broidy berupaya memfasilitasi ekstradisi miliarder Guo Wengui dari AS ke Cina.

Broidy didakwa mendapat bayaran US$ 9 juta dan tambahan US$ 75 juta andai lobinya sukses. "Menghasilkan jutaan dolar dengan memanfaatkan akses Broidy ke dan pengaruh yang dirasakan dengan Presiden dan pemerintahannya," kata seorang jaksa penuntut dikutip dari CNN, Rabu, 21 Oktober 2020.

Hakim tidak segera menjatuhkan hukuman pada Broidy dan mengatur sidang lanjutan pada Februari. Hakim menyatakan Broidy tidak dicekal dan masih bisa melakukan perjalanan ke luar Amerika Serikat dengan persetujuan pejabat layanan pra-sidang.

Pihak berwenang Malaysia dan Amerika memperkirakan US$ 4,5 miliar dicuri dari 1MDB dalam skema rumit yang menjangkau seluruh dunia dan melibatkan pejabat tingkat tinggi seperti mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak, eksekutif di bank Goldman Sachs, dan lainnya.

AHMAD FAIZ | REUTERS | CNN

https://www.reuters.com/article/us-usa-justice-broidy/trump-ex-fundraiser-elliot-broidy-pleads-guilty-in-1mdb-foreign-lobbying-case-idUSKBN2752X5 

https://edition.cnn.com/2020/10/20/politics/elliott-broidy-plea/index.html






Penggalangan Dana untuk Indra Bekti Dihentikan, Istri Minta Maaf Buat Banyak Pihak Tidak Nyaman

27 hari lalu

Penggalangan Dana untuk Indra Bekti Dihentikan, Istri Minta Maaf Buat Banyak Pihak Tidak Nyaman

Aldila Jelita memutuskan menutup penggalangan dana untuk biaya pengobatan Indra Bekti dan meminta maaf kepada pihak yang merasa tidak nyaman.


Pemerintahan Anwar Ibrahim Tinjau Ulang Proyek Kapal Perang Rp 21 Triliun

54 hari lalu

Pemerintahan Anwar Ibrahim Tinjau Ulang Proyek Kapal Perang Rp 21 Triliun

Pemerintahan Anwar Ibrahim akan menyelidiki kasus pengadaan kapal perang yang hingga kini molor.


Beri Sumbangan Untuk Korban Bencana, Ini Aturan Lembaga Penggalangan Dana di Indonesia

30 November 2022

Beri Sumbangan Untuk Korban Bencana, Ini Aturan Lembaga Penggalangan Dana di Indonesia

Ini aturan saat memberikan sumbangan kepada korban bencana.


KSGF Adakan Lombok Charity Ride 2023, Incar Dana Rp 600 Juta untuk Guru dengan Bersepeda

26 November 2022

KSGF Adakan Lombok Charity Ride 2023, Incar Dana Rp 600 Juta untuk Guru dengan Bersepeda

Komunitas Sepeda Green Fly (KSGF) akan bersepeda dari Jakarta hingga Lombok Utara sebagai bagian amal untuk guru.


Pengadilan Malaysia Menolak Menyita Barang Mewah Najib Razak

14 November 2022

Pengadilan Malaysia Menolak Menyita Barang Mewah Najib Razak

Pengacara Najib Razak mengatakan pengadilan tak menemukan cukup bukti yang menghubungkan aset Najib dengan kegiatan melanggar hukum.


Video Najib Razak Tayang di Televisi Malaysia, Departemen Penjara: Direkam Sebelum Dibui

25 Oktober 2022

Video Najib Razak Tayang di Televisi Malaysia, Departemen Penjara: Direkam Sebelum Dibui

Departemen penjara Malaysia mengatakan video mantan perdana menteri Najib Razak yang ditayangkan di televisi nasional direkam sebelum dia dipenjara


Najib Razak Masuk Daftar Calon UMNO untuk Pemilu

14 Oktober 2022

Najib Razak Masuk Daftar Calon UMNO untuk Pemilu

Meski mendekam di bui, Najib Razak dicalonkan sebagai anggota parlemen oleh UMNO pada pemilu nanti. Harus mendapatkan pengampunan kerajaan.


Najib Razak Tidak Akan Dibebaskan Selama Masa Kampanye

12 Oktober 2022

Najib Razak Tidak Akan Dibebaskan Selama Masa Kampanye

Departemen Penjara Malaysia tidak akan memberi izin khusus kepada Najib Razak untuk keluar penjara. Terancam tidak bisa berkampanye.


Malaysia Percepat Pemilu, Mahathir: Najib Bisa Bebas Jika UMNO Menang

12 Oktober 2022

Malaysia Percepat Pemilu, Mahathir: Najib Bisa Bebas Jika UMNO Menang

Mantan perdana menteri Mahathir Mohamad mengatakan bahwa Najib Razak akan dibebaskan dari penjara jika UMNO memenangkan pemilu Malaysia


Dalam 3 Jam, Windah Basudara Kumpulkan Rp300 Juta untuk Rahmat

12 Oktober 2022

Dalam 3 Jam, Windah Basudara Kumpulkan Rp300 Juta untuk Rahmat

Dalam siaran channerl YouTube Windah Basudara terungkap jika Rahmat, bocah yang viral di medsos, merupakan anak berkebutuhan khusus dan putus sekolah