Senator Brasil Simpan Uang di Celana Dalam Saat Penggrebekan

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Senator Brasil Chico Rodrigues menyimpan uang koru[si di dalam celana dalamnya ketika polisi menggeledahnya. [CNN]

    Senator Brasil Chico Rodrigues menyimpan uang koru[si di dalam celana dalamnya ketika polisi menggeledahnya. [CNN]

    TEMPO.CO, Jakarta - Senator Brasil Chico Rodrigues dilaporkan menyimpan sejumlah besar uang di celana dalamnya saat polisi federal menggrebek dirinya pada hari Rabu, 15 Oktober 2020 karena diduga menyelewengkan dana untuk mengatasi pandemi Covid-19.

    Menurut Pengadilan Mahkamah yang mengutip hasil penyidikan polisi, video polisi menunjukkan senator Rodrigues memasukkan uang sekitar 15 ribu reais atau setara US$ 2.700 ke dalam celana dalamnya saat penggeledahan di rumahnya.

    Lebih banyak uang ditemukan aparat ketika senator itu memasukkan uang ke dalam celana dalamnya. Sehingga total uang yang ditemukan dari dalam celana dalamnya 17.900 reais atau sekitar US$ 5.800.

    CNN melaporkan, senator yang mewakili negara bagian Roraima di Senat Federal mengakui terjadi penggerebekan di rumahnya di Boa Vista, ibukota Roraima. Namun, dia membantah telah berbuat salah.

    Menurutnya, penggrebekan itu sebagai upaya untuk mencoreng reputasinya.

    "Saya akan membuktikan bahwa saya tidak ada hubungannya dengan kesalahan apapun," tulis Rodrigues dalam pernyataannya kepada wartawan.

    Ketua Senat Bezerra Coelho membenarkan laporan televisi CNN Brasil kemarin bahwa senator Rodrigos telah mundur dari jabatannya sebagai wakil ketua pemerintahan untuk fokus membela reputasinya.

    Presiden Brasil Jair Bolsonaro, menurut Bezeera telah diberitahu soal keputusan Rodrigues tersebut. Meski anggota parlemen federal di Brasil dilindungi dari sebagian besar kasus kriminal oleh adanya kekebalan parlemen.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Baru Nonton di Bioskop Pasca Covid-19

    Masyarakat dapat menikmati film di layar lebar dalam masa pandemi Covid-19 dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.