Kesal Donald Trump Sering Ditegur, Senat Republikan Panggil Bos Twitter

Jack Dorsey. REUTERS

TEMPO.CO, Jakarta - Keputusan Twitter memblokir akun @TeamTrump untuk sementara pada Kamis kemarin berujung panjang. Komite Yudikatif Senat AS memutuskan untuk memanggil CEO Twitter, Jack Dorsey, dan meminta keterangan darinya soal kebijakan kurasi dan sensor di platformnya.

Hal tersebut dinyatakan oleh Ketua Komite Lindsey Graham dan Senat Republikan Ted Cruz. Mereka berencana mengirimkan surat pemanggilan Jack Dorsey pada hari Selasa dan mengagendakan pemeriksaannya pada hari Jumat, 23 Oktober 2020.

Presiden Amerika Donald Trump sendiri, dalam kesempatan terpisah, melempar sinyal bahwa aksi Twitter akan ditindak keras. Ia mengklaim sesungguhnya tidak ingin menuntut Twitter. Namun, kata ia, hal itu kemungkinan tidak akan terhindarkan pada akhirnya.

"Semua akan berujung pada tuntutan besar dan ada hal-hal yang bisa sangat menyakitkan di mana saya sendiri tidak mau melihatnya," ujar Donald Trump, dikutip dari kantor berita Al Jazeera, Jumat, 16 Oktober 2020.

Diberitakan sebelumnya, Twitter memblokir akun kampanye @TeamTrump untuk beberapa saat karena dianggap menyebarkan informasi pribadi. Adapun informasi yang diunggah akun kampanye Donald Trump adalah terkait anak dari capres Joe Biden, Hunter Biden.

Akun @TeamTrump mengunggah sebuah video yang kembali mengungkit dugaan Hunter Biden dan Joe Biden melakukan tindak pidana korupsi di Ukraina. Dalam tweetnya, TeamTrump menambahkan bahwa Joe Biden adalah seorang penipu yang akan memeras perekonomian Amerika.

Twitter, dalam keterangn persnya, memblokir akses @TeamTrump untuk mengirim tweet karena melanggar kebijakan kurasi mereka. Menurut Twitter, unggahan TeamTrump tersbeut melanggar aturan soal informasi privat dan materi hasil peretasan. Untuk bisa mengirim tweet lagi, konten terkait harus dihapus terlebih dahulu.

Belakangan, setelah unggahan dihapus, Twitter kembali mengaktifkan akun @TeamTrump. Namun, kemarahan dari Republikan mendorong Twitter untuk menimbang ulang kebijakannya. Di tengah situasi itu, @TeamTrump kembali mengunggah video yang sama.

"Kami tak akan lagi menghapus konten hasil meretas kecuali konten tersebut diunggah oleh peretas terkait. Ke depannya, kami hanya akan memberikan label peringatan atau konteks dibanding memblokir," ujar Kepala Kebijakan Twitter, Vijaya Gadde.

Selain akun @TeamTrump, akun New York Post dan Sekretaris Komunikasi Gedung Putih Kayleigh McEnany juga kena blokir. Mereka membagi materi yang sama. Donald Trump menyebarkan kabar itu via akun Twitternya, menyebut pemblokiran terjadi protes Demokrat. Twitter sendiri aktif menyasar tweet-tweet bermasalah akhir-akhir ini karena ingin mencegah arus disinformasi saat Pilpres Amerika

ISTMAN MP | AL JAZEERA

https://www.aljazeera.com/news/2020/10/15/senate-committee-to-subpoena-twitter-ceo-over-blocking-stories






Dunia Melihat Indonesia sebagai Negara Super Power Mini, Apa Maksud Luhut

1 hari lalu

Dunia Melihat Indonesia sebagai Negara Super Power Mini, Apa Maksud Luhut

Luhut Binsar Panjaitan menceritakan beberapa pakar ekonomi di Amerika Serikat memuji kondisi perekonomian Indonesia.


Ancaman Resesi Global 2023, Luhut: Kita Harus Kompak Hadapi Keadaan

1 hari lalu

Ancaman Resesi Global 2023, Luhut: Kita Harus Kompak Hadapi Keadaan

Luhut Binsar Panjaitan meminta Indonesia harus kompak menghadapi ancaman resesi global 2023.


Bakal Fitur Baru Whatsapp Call Links, Simak Kegunaannya

2 hari lalu

Bakal Fitur Baru Whatsapp Call Links, Simak Kegunaannya

Fitur ini berfungsi untuk siapa saja di WhatsApp, bahkan jika mereka tidak ada dalam daftar kontak.


Pengguna iPhone Terus Keluhkan Baterai Boros Sejak Pakai iOS 16

3 hari lalu

Pengguna iPhone Terus Keluhkan Baterai Boros Sejak Pakai iOS 16

Masalah baterai melemah setelah pembaruan perangkat lunak biasanya hanya sementara. Pada iOS 16 sudah bertahan 2 minggu.


Geger Rumor Presiden Cina Xi Jinping Dikudeta

4 hari lalu

Geger Rumor Presiden Cina Xi Jinping Dikudeta

Presiden Cina Xi Jinping trending di Twitter kalau dia dikenai tahanan rumah dan dikudeta militer. Sejauh ini, kabar tersebut belum terkonfirmasi.


Top 3 Dunia: Wartawati CNN Tolak Pakai Hijab sampai Bantuan untuk Ukraina

5 hari lalu

Top 3 Dunia: Wartawati CNN Tolak Pakai Hijab sampai Bantuan untuk Ukraina

Berita Top 3 Dunia tentang jurnalis CNN tolak pakai hijab saat wawancarai Presiden Iran, demo tolak hijab, dan Biden-Truss sepakat bantu Ukraina


BI Perkirakan Ekonomi Global Tahun Depan Anjlok, Hanya Cina yang Cerah

6 hari lalu

BI Perkirakan Ekonomi Global Tahun Depan Anjlok, Hanya Cina yang Cerah

BI memprediksi ekonomi global tahun depan turun jadi 2,7 persen, bahkan 2,6 persen.


Arti Kata Gamon yang Sering Dipakai di TikTok dan Twitter

7 hari lalu

Arti Kata Gamon yang Sering Dipakai di TikTok dan Twitter

Gamon ialah gagal move on alias kegagalan seseorang dalam berpaling dan tidak bisa melupakan masa lalu


Donald Trump dan Anak-anaknya Digugat Jaksa Agung New York

7 hari lalu

Donald Trump dan Anak-anaknya Digugat Jaksa Agung New York

Donald Trump dan anak-anaknya digugat oleh Jaksa Agung atas tuduhan melakukan sejumlah tindakan penipuan.


Pandemi Covid-19 Sudah Berakhir di AS? Para Epidemiolog Ingatkan Excess Mortality

7 hari lalu

Pandemi Covid-19 Sudah Berakhir di AS? Para Epidemiolog Ingatkan Excess Mortality

Jumlah kasus baru AS tertinggi kedua setelah Jepang, tapi angka kematiannya tertinggi dI dunia. Berikut update pandemi Covid-19 di Amerika dan dunia.