World Food Programme Menangkan Penghargaan Nobel Perdamaian 2020

Warga mengambil bantuan makanan dari World Food Programme (WFP) di Chiredzi Mupinga, Zimbabwe, 6 Oktober 2015. Lebih dari sepertiga anak-anak di sub-Sahara Afrika pertumbuhannya terhambat akibat gizi buruk. REUTERS/Philimon Bulawayo

TEMPO.CO, Jakarta - Agensi pangan milik Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB), World Food Programme (WFP), memenangkan penghargaan Nobel Perdamaian untuk tahun ini. Agensi tersebut dianggap berperan banyak melawan wabah kelaparan di seluruh dunia.

Dikutip dari Reuters, organisasi yang berbasis di Roma, Italia tersebut diklaim sudah menolong 97 juta orang di 88 negara yang menderita kelaparan. Adapun organisasi itu menganggap bahwa masalah kelaparan di dunia masih nyata di mana 1 dari 9 orang di dunia tidak bisa makan layak.

"Situasi pandemi COVID-19 telah meningkatkan angka korban kelaparan di seluruh dunia. Di tengah situasi itu, WFP berhasil menunjukkan kemampuannya untuk mengintensifkan jasanya," ujar Ketua Komite Nobel Norwegia, Berit Reiss-Andersen, Jumat, 9 Oktober 2020.

Berit melanjutkan bahwa WFP, lewat program-programnya, tidak hanya berjasa membantu melawan wabah kelaparan di dunia. Program-program WFP, kata ia, juga berperan meredakan konflik di berbagai negara, apalagi di situasi pandemi COVID-19 yang rentan menimbulkan gangguan.

"Sampai kita benar-benar berhasil mendapat vaksin COVID-19, makan adalah vaksin paling ampuh terhadap kekacauan."

"Ada estimasi di dalam WFP bahwa akan ada 265 juta orang mengalami kelaparan dalam setahun. Jadi, hal ini (pemberian Nobel Perdamaian) juga panggilan kepada komunitas internasional untuk selalu mendukung WFP," ujar Berit yang yakin bahwa perut kenyang salah satu cara menyelesaikan konflik.

Direktur Eksekutif WFP, David Beasly, merasa bangga dengan penghargaan yang diterima organisasinya. Ia mengaku masih tidak percaya organisasinya bisa menang.

"Saya benar-benar tidak mempercayainya. Ini adalah salah satu momen paling bahagia dalam hidup....Terima kasih untuk penghargaan ini."

"Ini semua berkat keluarga WFP. Kebanyakan dari mereka masih berada di luar sana, berjibaku dengan ganasnya perang, konflik, cuaca, dll. Mereka berhak menerima penghargaan ini. Wow! Wow! Wow!" ujar Beasley

ISTMAN MP | REUTERS | CNN

https://edition.cnn.com/2020/10/09/world/nobel-peace-prize-winner-2020-intl/index.html

https://in.reuters.com/article/us-nobel-prize-peace/u-n-food-agency-wins-2020-nobel-peace-prize-idUSKBN26U0UO






Marullah Matali Sebut DKI Larang Pesta Kembang Api Malam Tahun Baru 2023

13 jam lalu

Marullah Matali Sebut DKI Larang Pesta Kembang Api Malam Tahun Baru 2023

Marullah Matali menyatakan DKI melarang pesta kembang api saat perayaan malam Tahun Baru 2023.


Pesta Kembang Api Tahun Baru 2022 Dilarang, Bagaimana di Tahun Baru 2023?

14 jam lalu

Pesta Kembang Api Tahun Baru 2022 Dilarang, Bagaimana di Tahun Baru 2023?

DKI Jakarta memetakan sejumlah lokasi di Ibu Kota yang berpotensi sebagai tempat perayaan malam tahun baru. Bagaimana dengan pesta kembang api?


China Longgarkan Aturan Covid, di Shanghai Tes Corona Dihapus

16 jam lalu

China Longgarkan Aturan Covid, di Shanghai Tes Corona Dihapus

China mulai melonggarkan aturan soal Corona, namun kebijakan zero-Covid belum akan diambil.


8 Lokasi Vaksinasi Covid-19 Dosis 1-4 di DKI Jakarta Selama Desember 2022

1 hari lalu

8 Lokasi Vaksinasi Covid-19 Dosis 1-4 di DKI Jakarta Selama Desember 2022

Berikut daftar lokasi vaksinasi Covid-19 di DKI Jakarta. Melayani vaksin dosis pertama hingga dosis keempat, khsusu tenaga kesahatan.


Formula 1 Cina 2023 Dibatalkan Lagi, Apa Penyebabnya?

2 hari lalu

Formula 1 Cina 2023 Dibatalkan Lagi, Apa Penyebabnya?

Grand Prix Formula 1 Cina dipastikan tidak akan masuk dalam agenda F1 2023. Apa penyebabnya? Simak selengkapnya di artikel ini!


WHO: Kesenjangan Strategi Atasi Covid-19 Lahirkan Varian Baru

2 hari lalu

WHO: Kesenjangan Strategi Atasi Covid-19 Lahirkan Varian Baru

Kesenjangan dalam strategi mengatasi Covid-19 tahun ini terus menciptakan kondisi sempurna bagi munculnya varian baru yang mematikan


Kemenkes Ungkap Tren Kematian Covid-19 Masih Naik, Vaksinasi Terus Digenjot

2 hari lalu

Kemenkes Ungkap Tren Kematian Covid-19 Masih Naik, Vaksinasi Terus Digenjot

Juru Bicara Kemenkes Muhammad Syahril mengungkapkan Indonesia masih berada di Level 1 transmisi Komunitas Covid-19.


Antisipasi Lonjakan Kasus XBB Jelang Liburan Natal, Kemenkes Ingatkan Warga Patuhi Prokes

2 hari lalu

Antisipasi Lonjakan Kasus XBB Jelang Liburan Natal, Kemenkes Ingatkan Warga Patuhi Prokes

Pengendalian varian XBB dilakukan melalui disiplinnya protokol kesehatan dan juga dengan vaksinasi lengkap


5 Hal yang Tak Boleh Dilakukan saat Demam, Berpakaian Tebal Salah Satunya

3 hari lalu

5 Hal yang Tak Boleh Dilakukan saat Demam, Berpakaian Tebal Salah Satunya

Ketahui hal-hal yang tidak boleh dilakukan dan dapat memperburuk keadaan saat demam.


Kemenkes Geser Prioritas Kerja dari Penanganan Covid-19 ke Peningkatan Layanan Kesehatan

3 hari lalu

Kemenkes Geser Prioritas Kerja dari Penanganan Covid-19 ke Peningkatan Layanan Kesehatan

Salah satu fous itu adalah Kemenkes akan melakukan restrukturisasi rumah sakit di seluruh Indonesia. Tujuannya untuk meningkatkan layanan kesehatan.