Bos WHO Doakan Donald Trump dan Melania Cepat Sembuh dari Covid-19

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden AS Donald Trump dan ibu negara Melania Trump terlihat tidak mengenakan masker saat naik pesawat Air Force One saat mereka meninggalkan Washington dalam perjalanan kampanye di Pangkalan Bersama Andrews, Maryland, AS, 29 September 2020. Sepanjang pandemi, Trump baru beberapa kali terlihat mengenakan masker di bulan Juli. REUTERS/Carlos Barria

    Presiden AS Donald Trump dan ibu negara Melania Trump terlihat tidak mengenakan masker saat naik pesawat Air Force One saat mereka meninggalkan Washington dalam perjalanan kampanye di Pangkalan Bersama Andrews, Maryland, AS, 29 September 2020. Sepanjang pandemi, Trump baru beberapa kali terlihat mengenakan masker di bulan Juli. REUTERS/Carlos Barria

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyeusu, mendoakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan istrinya Melania Trump cepat sembuh setelah dinyatakan positif Covid-19.

    WHO adalah sebuah badan yang sering dicibir oleh Presiden AS Donald Trump karena penanganan pandemi Covid-19. Selama fase awal pandemi, Trump menyalahkan WHO karena tidak becus menangani wabah dan terlalu dekat dengan Cina.

    Pada hari Jumat, Tedros Adhanom Ghebreyeusu, mengirimkan doa terbaiknya kepada Trump dan istrinya Melania setelah terpapar virus corona.

    "Harapan terbaik saya kepada Presiden @realDonaldTrump dan @FLOTUS agar cepat sembuh dan pulih sepenuhnya," kata Tedros Adhanom Ghebreyeusus di Twitter, dikutip dari Reuters, 2 Oktober 2020.

    Amerika Serikat, yang sebelumnya merupakan donor utama dari badan yang berbasis di Jenewa itu, mengatakan pihaknya berencana untuk menarik dan menghentikan pendanaan, dengan mengatakan WHO terlalu dekat dengan Cina.

    Presiden Donald Trump mengumumkan Jumat pagi bahwa dia dan istrinya Melania Trump sama-sama dinyatakan positif mengidap virus Corona setelah dia mengikuti depat pilpres dengan Joe Biden dari Demokrat.

    Diagnosis tersebut merupakan ancaman kesehatan paling serius yang diketahui terhadap presiden Amerika yang sedang menjabat dalam beberapa dekade.

    Pada usia 74 tahun dan mengalami obesitas, Trump termasuk dalam kategori risiko tertinggi untuk komplikasi serius dari penyakit tersebut, yang telah menewaskan lebih dari 200.000 orang Amerika dan lebih dari 1 juta orang di seluruh dunia.

    "Malam ini, @FLOTUS dan saya dinyatakan positif COVID-19. Kami akan segera memulai proses karantina dan pemulihan. Kami akan melalui ini BERSAMA!" kicau Twitter Trump sekitar pukul 1 pagi.

    Belakangan, ibu negara menulis di Twitter bahwa dia dan suaminya "merasa baik".

    Menurut laporan CNN, Trump terakhir kali terlihat di depan umum pada Kamis sore, kembali ke Gedung Putih setelah perjalanan penggalangan dana ke New Jersey. Trump tidak tampak sakit, meskipun dia tidak berbicara dengan wartawan saat dia masuk ke kediamannya.

    Sumber:

    https://uk.reuters.com/article/uk-health-coronavirus-usa-trump-who/who-boss-wishes-trump-full-and-speedy-covid-19-recovery-idUKKBN26N1BW

    https://edition.cnn.com/2020/10/01/politics/hope-hicks-positive-coronavirus/index.html


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketentuan THR Ramadan 2021: Tidak Boleh Dicicil

    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah mengeluarkan edaran THR Ramadan 2021 yang mewajibkan perusahaan membayarnya sesuai dengan undang-undang.