Jenazah Pasien Covid-19 di Rumah Sakit India Diduga Digigit Tikus

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi mayat. AFP/JEFF PACHOUD

    Ilustrasi mayat. AFP/JEFF PACHOUD

    TEMPO.CO, Jakarta - Jenazah pasien Covid-19 di salah satu rumah sakit swasta di India diduga digigit oleh tikus, menurut pengakuan keluarga korban.

    Pasien berusia 87 tahun dirawat pada 17 September dan wafat pada Senin kemarin pukul 1:30 pagi. Pada hari yang sama, ketika kerabat pasien membuka penutup jenazah, mereka melihat mata, telinga, pipi, dan kaki pasien ada bekas gigitan.

    "Tikus telah menggigit mayatnya. Kita tahu kalau rumah sakit tidak mampu menjaga jenazah dalam waktu semalam saat kami mau mengambil jenazah," kata putra korban, dikutip dari Times of India, 22 September 2020.

    Keluarga korban memprotes di luar rumah sakit dan memblokir jalan untuk menuntut penyelidikan.

    Mereka menuduh pemerintah dan kepolisian tidak menanggapi keluhan terhadap rumah sakit tersebut.

    Pengadilan India memerintahkan penyelidikan pada Senin atas dugaan jenazah pasien Covid-19 digigit tikus di rumah sakit swasta di Indore pada Minggu malam, menurut Hindustan Times.

    "Kolektor (hakim distrik) Indore Manish Singh telah memerintahkan penyelidikan atas insiden yang berkaitan dengan mayat di sebuah rumah sakit di Indore. Kolektor telah menunjuk hakim distrik tambahan Ajay Dev Verma untuk melakukan penyelidikan," menurut komunike pemerintahan distrik.

    Cucu pasien Covid-19 yang meninggal mengatakan dia masih berbicara dengan kakeknya pada Ahad sore dan dalam kondisi baik. "Saat kami menelepon lagi ke rumah sakit pada malam hari, manajemen rumah sakit tidak memberikan jawaban yang memuaskan tentang kondisinya. Kami mendapat informasi kematiannya sekitar pukul 3:30 pagi melalui telepon," kata cucu korban.

    "Saat kami sampai di rumah sakit sekitar jam 7 pagi, kami baru menerima jenazahnya dalam satu jam. Kami terkejut melihat salah satu matanya dan beberapa bagian tubuh lainnya digigit tikus. Kami kembali terkejut ketika staf rumah sakit memberikan tagihan lebih dari 400.000 rupee (Rp 80,5 juta) untuk biaya perawatan selama empat hari," kata sang cucu.

    Namun, manajemen rumah sakit mengatakan rumah sakit sudah memberi tahu pihak keluarga tentang kondisi serius pasien tersebut. Pasien juga menderita komorbiditas selain Covid-19. Pasien meninggal pada pukul 23:30 dan pihak keluarga langsung diberitahu tentang kematian tersebut. Karena tidak ada kamar mayat di rumah sakit, jenazah disiapkan sesuai protokol Covid-19 dan disimpan di koridor di luar unit perawatan intensif. Sementara rumah sakit sendiri membantah jenazah digigit tikus.

    India melaporkan 75.083 kasus baru virus korona baru dalam 24 jam terakhir, menurut data kesehatan federal yang dirilis pada Selasa, penghitungan harian terendah dalam hampir sebulan, Reuters melaporkan. Sementara ada 1.053 kematian selama periode yang sama.

    Hingga kini India mencatat 5,6 juta kasus virus corona, membuat India menjadi negara kedua setelah Amerika Serikat, yang memiliki kasus Covid-19 terbanyak di dunia.

    Sumber:

    https://timesofindia.indiatimes.com/city/indore/indore-rats-gnawed-covid-victims-body-say-kin/articleshow/78246776.cms

    https://www.hindustantimes.com/india-news/magisterial-inquiry-after-allegations-of-rats-nibbling-parts-of-dead-body-of-covid-19-patient/story-PCFbm2P2o8s2cvXdSQAwlK.html

    https://www.reuters.com/article/health-coronavirus-india/indias-new-coronavirus-infections-at-lowest-in-almost-a-month-idINKCN26D0KI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Traveling Virtual di Masa Pandemi Covid-19

    Dorongan untuk tetap berjalan-jalan dan bertamasya selama pandemi Covid-19 masih tinggi.