Qantas Tawarkan Berwisata 7 Jam Tanpa Tujuan di Australia, Berminat?

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Qantas Airlines. Appointmentgroup

    Qantas Airlines. Appointmentgroup

    TEMPO.CO, Jakarta - Maskapai penerbangan Australia, Qantas Airlines menyediakan layanan terbang untuk menikmati perjalanan tanpa tujuan selama 7 jam sebagai hiburan bagi turis di saat pandemi Covid-19. 

    Qantas menawarkan penerbangan untuk menikmati keindahan beberapa kota di Australia melalui jendela kabin pesawat. Dalam 7 jam penerbangan, maskapai ini melintas di negara bagian Queensland, Gold Coast, New South Wales, dan pedalaman-pedalaman terpencil di Australia.

    Para wisatawan dapat melihat dari jendela kabin tempat-tempat terkenal di Australia seperti Pelabuhan Sydney dan Great Barrier Reef. Pesawat juga akan terbang pada altitudo rendah agar bisa melihat Uluru dan Pantai Bondi yang terkeneal itu. 

    Tentu saja, akan ada bentuk hiburan dari dalam pesawat. Salah satunya adalah kejutan selebriti sebagai pembawa acara.

    Perjalanan akan dilakukan dengan pesawat Boeing 787 Dreamliner Qantas. Pesawat ini biasanya dipesan untuk perjalanan antarbenua. Saat ini, hanya ada sedikit penerbangan yang beroperasi ke dan dari Australia karena pandemi Covid-19 dan larangan terbang Qantas ke luar negeri. 

    Dreamliner terkenal dengan jendela kabin yang besar, membuatnya ideal untuk tamasya dari ketinggian 30.000 kaki.

    Tidak hanya di Australia, beberapa maskapai pesawat juga kreatif membuka perjalanan tanpa tujuan. Maskapai Eva Air contohnya menyediakan perjalanan dengan pesawat bertemakan Hello Kitty. Sedangkan Maskapai All Nipon Airways (ANA) menawarkan perjalanan berdurasi satu setengah jam untuk melihat pemandangan di Jepang.

    CNN | FERDINAND ANDRE 

    Sumber:
    https://edition.cnn.com/travel/article/flights-to-nowhere-qantas/index.html


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Baru Nonton di Bioskop Pasca Covid-19

    Masyarakat dapat menikmati film di layar lebar dalam masa pandemi Covid-19 dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.