Selasa, 22 September 2020

Blok Militer Pimpinan Rusia Bakal Gelar Latihan Militer di Belarus

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Alexander Lukashenko mengacungkan jempol kepada aparat keamanan Belarusia.[Sky News]

    Alexander Lukashenko mengacungkan jempol kepada aparat keamanan Belarusia.[Sky News]

    TEMPO.CO, Jakarta - Negara anggota blok militer pimpinan Rusia bakal menggelar latihan militer di Belarus pada 12-16 Oktober 2020.

    Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan enam negara anggota Collective Security Treaty Organisation atau CSTO bakal menggelar latihan mliter dengan fokus persiapan dan pelaksanaan operasi perdamaian.

    Blok militer ini beranggotakan Rusia, Belarus, Armenia, Kazakhstan, Tajikistan, dan Kyrgyzstan.

    “Kementerian juga mengatakan latihan militer antara Rusia dan Belarus telah dimulai pada Selasa di wilayah Brest dekat perbatasan dengan Polandia,” begitu dilansir Reuters.

    Belarus merupakan sekutu Rusia dan sedang dilanda unjuk rasa besar-besaran. Warga Belarus yang dimotori kelompok oposisi turun ke jalan mendesak Presiden Alexander Lukashenko untuk mundur.

    Kelompok oposisi menuding Lukashenko bertindak curang untuk memenangi pemilu Presiden sehingga bisa meraih sekitar 80 persen suara.

    Uni Eropa dan Amerika Serikat juga menolak hasil pemilu Belarus dan menyatakan mengenakan sanksi kepada sejumlah pejabat tinggi negara itu.

    Soal ini, Rusia mewanti-wanti Eropa agar tidak ikut campur dalam urusan domestik Belarus. Sedangkan Lukashenko menduing pasukan Nato bergerak di sepanjang perbatasan Polandia dan Lithuania untuk menyerang negaranya.

    Sumber:

    https://www.reuters.com/article/us-belarus-election-military-csto/russia-says-csto-military-drills-to-take-place-in-belarus-from-oct-12-16-idUSKBN26623S?il=0


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Utak-atik Definisi Kematian Akibat Covid-19, Bandingkan dengan Uraian WHO

    Wacana definisi kematian akibat Covid-19 sempat disinggung dalam rakor penanganan pandemi. Hal itu mempengaruhi angka keberhasilan penanganan pandemi.