Selasa, 22 September 2020

Hong Kong Relaksasi Pembatasan Kegiatan Terkait Covid-19

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Interior rumah sakit sementara untuk pasien COVID-19 di AsiaWorld-Expo di Hong Kong, 1 Agustus 2020. Hong Kong menyiapkan sebuah rumah sakit sementara di AsiaWorld-Expo, venue yang lokasinya dekat dengan Bandara Internasional Hong Kong. (Xinhua/Wu Xiaochu)

    Interior rumah sakit sementara untuk pasien COVID-19 di AsiaWorld-Expo di Hong Kong, 1 Agustus 2020. Hong Kong menyiapkan sebuah rumah sakit sementara di AsiaWorld-Expo, venue yang lokasinya dekat dengan Bandara Internasional Hong Kong. (Xinhua/Wu Xiaochu)

    TEMPO.COHong Kong – Pemerintah Hong Kong bakal mengizinkan beroperasinya kembali bar, kolam renang, dan taman bermain pada Jumat, 18 September 2020 setelah berkurangnya kasus baru Covid-19.

    Pemerintah Hong Kong memutuskan ini setelah rampungnya tes medis Covid-19 untuk sekitar dua juta orang warga.

    Tes ini dilakukan oleh petugas kesehatan dari Cina dan menjadi program bantuan dari Beijing untuk Hong Kong.

    “Ada 42 kasus Covid-19 yang ditemukan,” begitu kata otoritas kesehatan Hong Kong pada Selasa, 15 September 2020 seperti dilansir Channel News Asia.

    Pengumuman oleh Menteri Kesehatan Hong Kong, Sophia Chan, terjadi beberapa hari setelah pemerintah mengizinkan gymnasium dan taman hiburan kembali buka.

    Pemerintah juga mengizinkan pertemuan hingga empat orang. Pemerintah masih melarang pertemuan lebih dari empat orang. Warga juga masih dilarang untuk pergi ke pantai.

    “Kami imbau publik tidak menjadi ceroboh,” kata Sophia Chan. Otoritas Hong Kong mencatat ada 4,976 kasus Covid-19 dengan 101 orang meninggal.

    Sumber:

    https://www.channelnewsasia.com/news/asia/covid-19-hong-kong-to-open-bars-pools-theme-parks-testing-scheme-13113322


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Utak-atik Definisi Kematian Akibat Covid-19, Bandingkan dengan Uraian WHO

    Wacana definisi kematian akibat Covid-19 sempat disinggung dalam rakor penanganan pandemi. Hal itu mempengaruhi angka keberhasilan penanganan pandemi.