Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Normalisasi Dengan Israel Untungkan Bahrain Dalam Konflik Internal

image-gnews
Kota Manama, Bahrain, pada malam hari. Youtube
Kota Manama, Bahrain, pada malam hari. Youtube
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Pakar memandang kesepakatan normalisasi dengan Israel, walau kontroversial, memiliki keuntungan untuk Bahrain. Terutama, untuk memprkuat pengauhnya dalam melawan kelompok oposisi di dalam Bahrain.

"Aliansi baru dengan Israel berpotensi memperkuat Bahrain untuk menakhlukkan pemberontakan dan upaya menuju kemerdakaan serta demokrasi," ujar peneliti dari lembaga riset Al-Shabaka, Marwa Fatafta, dikutip dari kantor berita Al Jazeera, Senin, 14 September 2020.

Fatafta menjelaskan, Bahrain sudah lama menghadapi upaya pemberontakan dari oposisi dan warganya sendiri. Dan, hingga sekarang, belum ada tanda-tanda upaya tersebut akan menghilang.

Salah satu contoh pemberontakan terjadi pada peristiwa Arab Springs, 2011. Bahrain, kala itu, berhadapan dengan komunitas Shia yang menentang tindakan represif di sana. Untuk memukul balik mereka, Bahrain sampai meminta bantuan Arab Saudi untuk mengirimkan personil militer. Bahrain, kata Fatafta, tidak ingin hal itu terjadi lagi.

Hal senada disampaikan oleh Mouin Rabbani, peneliti dari Arab Studies Institute. Menurutnya, keputusan Bahrain melakukan normalisasi hubungan Israel pekan lalu akan memberinya jaminan untuk selalu dibantu ketika pemberontakan terjadi. Dan, kata Rabbani, salah satu bantuan itu bisa datang dari Amerika mengingat mereka yang berperan sebagai broker atas normalisasi yang ada.

"Lewat normalisasi, Bahrain telah memastikan dirinya memiliki sekutu yang berkomitmen untuk membantunya menjaga status quo dan mencegah pemberontakan apapun," ujar Rabbani perihal keuntungan yang diterima Bahrain.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

"Musuh-musuh Bahrain kebanyakan adalah warganya sendiri," ujar Rabbani menambahkan.

Tak lama setelah Bahrain memutuskan normalisasi dengan Israel, pertentangan memang datang dari organisasi masyarakat dan kelompok oposisi. Salah satunya adalah Al Wefaq pimpinan Ayatollah Sheikh Isa Qassim, Ia, yang saat ini menetap di Iran, menyebut keputusan Bahrain menunjukkan mereka tidak berada di pihak rakyat.

"Ada jurang pemisah yang besar antara mereka yang memimpin dan dipimpin dalam hal pemikiran, tujuan, dan kepentingan. Pemerintah Bahrain telah takhluk secara psikologis dan membebankannya kepada rakyat," ujar Qassim.

ISTMAN MP | AL JAZEERA | REUTERS  

News Link:
https://www.aljazeera.com/news/2020/09/cloneofbahrain-normalisation-deal-israel-2009131-200913194938123.html

Iklan

Berita Selanjutnya



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Yordania Mengecam Israel yang Anggap UNRWA Organisasi Teroris

1 jam lalu

Seorang pria Palestina membawa karung tepung di luar pusat distribusi makanan PBB di kamp pengungsi Al-Shati di Kota Gaza, 17 Januari 2018. AS adalah donor terbesar (U.N. Relief and Welfare Agency) UNRWA selama beberapa dekade. REUTERS/Mohammed Salem
Yordania Mengecam Israel yang Anggap UNRWA Organisasi Teroris

Yordania mengecam keputusan Parlemen Israel karena memasukkan UNRWA dalam daftar organisasi teroris.


Netanyahu Klaim Kesepakatan Pembebasan Sandera di Gaza Sudah Dekat

4 jam lalu

Seorang pengunjuk rasa anti-pemerintah di Bandara Internasional Ben Gurion memegang poster dengan 120 foto sandera Hamas, saat para pengunjuk rasa berdemonstrasi menentang keberangkatan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu ke AS, di Lod, Israel, 21 Juli 2024. REUTERS/Ricardo Moraes
Netanyahu Klaim Kesepakatan Pembebasan Sandera di Gaza Sudah Dekat

Pejabat senior Hamas Sami Abu Zuhri mengatakan kepada Reuters bahwa tidak ada yang baru dalam sikap Netanyahu.


Adidas Copot Bella Hadid dari Kampanye karena Advokasi Palestina, Picu Seruan Boikot

4 jam lalu

Bella Hadid tampil di Billboard Adidas/Foto: Instagram/The Debut Fashion
Adidas Copot Bella Hadid dari Kampanye karena Advokasi Palestina, Picu Seruan Boikot

Meskipun mendapat reaksi keras, Adidas tidak membatalkan keputusannya untuk mencoret Bella Hadid, berpotensi membahayakan sebagian pendapatannya


Jepang Jatuhkan Sanksi terhadap Pemukim Israel atas Kekerasan di Tepi Barat

5 jam lalu

Haneen, saudara perempuan Mohammad Shehada yang tewas dalam serangan udara Israel, mencium senapannya saat pemakaman empat warga Palestina di kamp Nour Shams, di Tulkarm, di Tepi Barat yang diduduki Israel, 3 Juli 2024. REUTERS/Raneen Sawafta
Jepang Jatuhkan Sanksi terhadap Pemukim Israel atas Kekerasan di Tepi Barat

Ini adalah pertama kalinya Jepang memberlakukan langkah-langkah pembatasan terhadap pemukim Israel.


Hamas Fatah Damai, Sepakat Akhiri Perpecahan dalam Perundingan di Cina

5 jam lalu

Mahmoud al-Aloul, Wakil Ketua Komite Sentral organisasi Palestina dan partai politik Fatah, Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi, dan Mussa Abu Marzuk, anggota senior gerakan Islam Palestina Hamas, menghadiri acara di Wisma Negara Diaoyutai di Beijing pada  23 Juli 2024. PEDRO PARDO/Pool via REUTERS
Hamas Fatah Damai, Sepakat Akhiri Perpecahan dalam Perundingan di Cina

Berbagai faksi Palestina, termasuk Hamas dan Fatah yang bersaing, sepakat untuk mengakhiri perpecahan mereka dan membentuk pemerintahan persatuan


Jelang Pidato Netanyahu di Kongres AS, Biden Berjanji Akhiri Perang di Gaza

5 jam lalu

Jelang Pidato Netanyahu di Kongres AS, Biden Berjanji Akhiri Perang di Gaza

Presiden Amerika Serikat Joe Biden berjanji akan terus berupaya untuk mengakhiri perang di Jalur Gaza, menjelang kedatangan Netanyahu


Israel Memperluas Serangan di Khan Younis, 70 Orang Tewas

7 jam lalu

Warga Palestina melarikan diri dari bagian timur Khan Younis setelah mereka diperintahkan oleh tentara Israel untuk mengevakuasi lingkungan mereka, di tengah konflik Israel-Hamas, di Khan Younis di selatan Jalur Gaza, 22 Juli 2024. Militer Israel  memerintahkan warga Gaza untuk meninggalkan bagian timur kota Khan Younis, dengan alasan pihaknya bersiap
Israel Memperluas Serangan di Khan Younis, 70 Orang Tewas

Israel memperluas serangannya di Khan Younis dengan mengirimkan tank-tank ke wilayah itu. Setidaknya 70 warga Palestina yang tewas ditembaki Israel


Prancis akan Lindungi Atlet-atlet Israel yang Bertanding di Olimpiade Paris

7 jam lalu

Ketua Dewan Pengarah Aliansi Rakyat Indonesia Bela Palestina (ARI-BP) Din Syamsuddin berorasi dalam aksi menolak Israel di Olimpiade Paris 2024 di kawasan Patung Kuda, Jakarta, Minggu, 21 Julu 2024. Dalam aksi damai tersebut mereka menolak kontingen Israel di ajang Olimpiade Paris 2024 dan mendesak International Olympic Committee (IOC) mem-banned Israel dari Olimpiade tersebut. TEMPO/M Taufan Rengganis
Prancis akan Lindungi Atlet-atlet Israel yang Bertanding di Olimpiade Paris

Atlet-atlet dari Israel yang bertanding di Olimpiade Paris akan mendapat perlindungan 24 jam.


Menlu Retno Marsudi Sebut Putusan Mahkamah Internasional Berpihak pada Perjuangan Bangsa Palestina

8 jam lalu

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menemui wartawan usai rapat kerja dengan Komisi I DPR RI di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta Pusat pada Rabu, 5 Juni 2024. TEMPO/Nabiila Azzahra A.
Menlu Retno Marsudi Sebut Putusan Mahkamah Internasional Berpihak pada Perjuangan Bangsa Palestina

Menlu Retno menyebut penetapan fatwa hukum yang bersejarah tersebut menjadi harapan besar masyarakat internasional terhadap Mahkamah Internasional.


Bagaimana drone-drone Hizbullah menaklukkan Iron Dome?

12 jam lalu

Sebuah baterai anti-rudal Iron Dome disiagakan di dekat Ashkelon, di Israel selatan 17 April 2024. REUTERS/Hannah McKay
Bagaimana drone-drone Hizbullah menaklukkan Iron Dome?

Hizbullah telah meluncurkan sekitar 1.000 pesawat tak berawak ke "Israel" sejak 8 Oktober, The Wall Street Journal melaporkan.