Pengantin Baru di India Bunuh Diri

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi bunuh diri. Shutterstock

    Ilustrasi bunuh diri. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang perempuan di India, yang baru menikah, melompat dari sebuah balkon usai suaminya bunuh diri dua pekan setelah hari pernikahan mereka.

    Pengantin laki-laki, 32 tahun, bunuh diri pada Rabu, 9 September 2020. Jenazahnya ditemukan dalam mobilnya.

    Ilustrasi pernikahan India (pixabay.com)

    Laki-laki yang bekerja sebagai kontraktor itu, meninggalkan catatan yang mendorongnya mengakhiri hidupnya. Dalam catatan itu dia menyalahkan dua teknisi atas pelecehan yang dia alami di tempat kerja.

    Identitas pasangan yang baru menikah itu tidak dipublikasi. Istri laki-laki tersebut diketahui adalah seorang mahasiswi kedokteran, berusia 20 tahun-an.

    Setelah suami perempuan tersebut meninggal, orang tua perempuan tersebut datang untuk membawa anak mereka pulang kampung. Mereka menginap di sebuah kamar hotel sambil menunggu penerbangan, namun yang terjadi perempuan itu malah mencoba bunuh diri.   

    Nyawa perempuan tersebut berhasil diselamatkan dan sekarang masih di rawat di rumah sakit untuk mengobati luka serius yang dialaminya di bagian kepala dan kedua kakinya. Dia menjelaskan ingin mengakhiri hidupnya agar bisa menyusul suaminya.    

    “Ini adalah sebuah kasus upaya bunuh diri. Perempuan itu sekarang masih di rawat di rumah sakit. Kami menangani kasus ini,” kata seorang Juru bicara Kepolisian India.  

    Kepolisian telah membuka penyelidikan motif bunuh diri suami perempuan itu yang menyoroti dua teknisi yang melakukan pelecehan padanya. Polisi juga menyusuri orang ketiga yang membantu korban bunuh diri. Namun sejauh ini, belum ada yang ditahan.

    Jangan remehkan depresi. Untuk bantuan krisis kejiwaan atau tindak pencegahan bunuh diri di Indonesia, bisa menghubungi : Yayasan Pulih (021) 78842580

    Sumber: https://www.mirror.co.uk/news/world-news/new-bride-jumps-balcony-join-22673587


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Masker Scuba Tak Efektif Halau Covid-19, Bandingkan dengan Bahan Kain dan N95

    Dokter Muhamad Fajri Adda'i tak merekomendasikan penggunaan masker scuba dan buff. Ada sejumlah kelemahan pada bahan penutup wajah jenis tersebut.