PM Yunani Minta Turki Tarik Kapal dari Laut Mediterania

Reporter

Editor

Budi Riza

Kapal-kapal Yunani dan Prancis berlayar dalam formasi selama latihan militer bersama di laut Mediterania, dalam gambar rilis foto tidak bertanggal yang diperoleh Reuters pada 13 Agustus 2020. [Kementerian Pertahanan Yunani / Handout via REUTERS]

TEMPO.CO, Athena – Perdana Menteri Yunani, Kyriakos Mitsotakis, mengatakan Uni Eropa seharusnya mengenakan sanksi kepada Turki kecuali Ankara bersedia menarik aset maritim dari wilayah sengketa di Laut Mediterania timur.

Mitsotakis, mengatakan ini dalam tulisan opini yang dipublish di tiga media di Eropa pada Kamis, 10 Septermber 2020.

“Kita memang perlu dialog tapi bukan di bawah todongan senjata. Ancaman terhadap keamanan negara dan stabilitas Yunani juga mengancam keamanan dan keselamatan anggota Uni Eropa,” kata Mitsotakis dalam artikel yang dipublikasikan di media London Times, Frankfurter Allgemeine Zeitung, dan Le Monde seperti dilansir Reuters pada Kamis, 10 September 2020.

Mitsotakis mengatakan para pemimpin UE bakal menjelaskan respon terhadap Turki pada September ini.

“Jika Eropa ingin menggunakan kekuasaan geopolitik sebenarnya, maka UE tidak bisa bersikap diam terhadap Turki,” kata Mitsotakis.

Mitsotakis mengatakan Turki masih memiliki waktu untuk mengambil langkah mundur dan menghindari sanksi.

“Mereka harus mundur, kembali ke meja perundingan, dan memulai dari posisi terakhir saat mereka meninggalkan pembicaraan soal eksplorasi pada 2016. Jika kita tidak bersepakat, maka kita harus mencari resolusi di Hague,” kata dia mengacu kepada pengadilan untuk penyelesaian sengketa internasional.

Presiden Prancis, Emmanuel Macron, akan mendiskusikan hubungan menegang Turki dengan UE pada Kamis dengan Mitsotakis.

Macron dan Mitsotakis dari Yunani menghadiri pertemuan puncak MED7 di Pulau Corsica di Prancis bersama sejumlah negara lain seperti Portugal, Spanyol, Italia, Siprus, dan Malta.

Sumber:

https://www.reuters.com/article/us-greece-turkey/greek-pm-dialogue-with-turkey-is-important-but-on-peaceful-terms-idUSKBN2610OH?il=0






Formula 1 Cina 2023 Dibatalkan Lagi, Apa Penyebabnya?

2 hari lalu

Formula 1 Cina 2023 Dibatalkan Lagi, Apa Penyebabnya?

Grand Prix Formula 1 Cina dipastikan tidak akan masuk dalam agenda F1 2023. Apa penyebabnya? Simak selengkapnya di artikel ini!


Indonesia Disarankan Gandeng India hingga Turki untuk Mengakhiri Perang di Ukraina

9 hari lalu

Indonesia Disarankan Gandeng India hingga Turki untuk Mengakhiri Perang di Ukraina

Misi damai Indonesia untuk menjadi penghubung Rusia dan Ukraina disarankan harus melibatkan India hingga Turki.


Amerika Menuding Serangan Turki ke Suriah Membahayakan Pasukannya

10 hari lalu

Amerika Menuding Serangan Turki ke Suriah Membahayakan Pasukannya

Amerika menyatakan serangan Turki ke milisi Kurdi di Suriah dan Irak mengancam upaya Amerika dan sekutunya untuk mengalahkan ISIS.


Erdogan: Serangan Turki ke Irak dan Suriah Baru Permulaan

11 hari lalu

Erdogan: Serangan Turki ke Irak dan Suriah Baru Permulaan

Presiden Erdogan menyatakan serangan Turki ke Irak dan Suriah masih dalam tahap awal.


Bamsoet: Turki Kirim Bantuan untuk Korban Gempa Cianjur

11 hari lalu

Bamsoet: Turki Kirim Bantuan untuk Korban Gempa Cianjur

Indonesia dan Turki kerap saling bantu menghadapi berbagai bencana.


Erdogan Akan Kerahkan Tentara dan Tank untuk Menggempur Milisi Kurdi

12 hari lalu

Erdogan Akan Kerahkan Tentara dan Tank untuk Menggempur Milisi Kurdi

Presiden Turki Tayyip Erdogan mengatakan pihaknya akan membasmi milisi Kurdi secepat mungkin dengan tank dan tentara.


Yunani Selamatkan Ratusan Migran, Berdesakan dalam Kapal Kecil

12 hari lalu

Yunani Selamatkan Ratusan Migran, Berdesakan dalam Kapal Kecil

Yunani menyelamatkan ratusan migran setelah kapal penangkap ikan yang mereka tumpangi mengeluarkan sinyal marabahaya di lepas pulau Kreta


Konferensi Pusat Peradaban Islam Dunia di Pademangan, Undang Turki dan Sudan

12 hari lalu

Konferensi Pusat Peradaban Islam Dunia di Pademangan, Undang Turki dan Sudan

KH Muhammad Subki mengharapkan Konferensi Pusat Peradaban Islam Dunia mampu gemakan Islamic Center di Indonesia.


AS dan Rusia Kompak Desak Turki Menahan Diri di Suriah

13 hari lalu

AS dan Rusia Kompak Desak Turki Menahan Diri di Suriah

Desakan ini dilontarkan AS dan Rusia setelah Turki melakukan serangan udara dan mengancam akan melancarkan serangan darat terhadap Kurdi di Suriah


Erdogan: Turki akan Produksi Tepung dari Gandum Rusia untuk Negara Miskin

13 hari lalu

Erdogan: Turki akan Produksi Tepung dari Gandum Rusia untuk Negara Miskin

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan negaranya akan memproduksi tepung dari gandum Rusia untuk pengiriman gratis ke negara miskin