Senat Cabut Larangan Perdagangan Nuklir  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif : Di tengah penantian publik internasional soal keputusan senat Amerika Serikat atas usul bantuan likuiditas pemerintah AS bagi bank-bank AS yang menyatakan diri bangkrut, senat AS pada Rabu malam lebih dulu melakukan pemungutan suara soal kerjasama nuklir AS-India.

    Senat AS menyetujui pencabutan larangan perdagangan nuklir antar kedua negara yang pernah berlaku sejak 1974lama 30 tahun. Delapan puluh enam senator mendukung usl itu 13 menolak, jumlah anggota senat AS adalah 100 orang. Dewan Perwakilan Rakyat AS telah lebih dulu menyetujuinya hari Sabtu lalu.

    India adalah salah satu mitra dagang dan investasi terbesar AS setelah Cina dengan nilai ekspor-impor US$ 18,1 miliar (2003), dengan nilai investasi AS di India sebesar US$ 4,23 miliar. Tidak ada laporan mengenai nilai potensial kerjasama nuklir itu, India hanya dilaporkan akan memiliki akses teknologi nuklir AS untuk kepentingan sipil.

    Amerika Serikat menentang program nuklir Korea Utara dan Iran. Tidak ada data perdagangan antara AS dengan Korea Utara, sedangkan hubungan ekonomi AS dengan Iran terganggu sejak tahun 1979 ketika Shah Iran yang pro Amerika digulingkan oleh revolusi yang dipimpin Ayatullah Khomeini.

    AFP | BBC | Wikipedia | Ronald


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.