Jacob Blake Korban Kekerasan Rasial Polisi Amerika Buka Suara untuk Pertama Kali

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jacob Blake, korban kekerasan rasial polisi kota Kenosha, Amerika untuk pertama kali berbicara dari ruang perawatan di rumah sakit via Twitter yang diposting pengacaranya. [USA TODAY]

    Jacob Blake, korban kekerasan rasial polisi kota Kenosha, Amerika untuk pertama kali berbicara dari ruang perawatan di rumah sakit via Twitter yang diposting pengacaranya. [USA TODAY]

    TEMPO.CO, Jakarta -Jacob Blake, korban penembakan dari arah belakang sebanyak 7 kali oleh polisi kulit putih di kota Kenosha, Wisconsin Agustus lalu untuk pertama kali berbicara dari kamar perawatannya di rumah sakit.

    Jacob Blake mengenakan pakaian pasien warga hijau, Blake, 29 tahun dalam video yang diposting ke Twitter oleh pengacaranya, Ben Crump pada hari Sabtu, 6 September 2020.

    "Hidup anda, dan bukan hanya hidup anda, kaki anda, sesuatu yang ada butuhkan untuk bergerak dan maju dalam hidup, dapat diambil darimu seperti ini," kata Blake menjentikkan jari-jari tangannya seperti dikutip dari AP.

    "Tetap bersama, hasilkan uang, buat segalanya lebih muda bagi kaum kami di sana, karena sudah sangat banyak waktu terbuang."

    Blake juga menjelaskan tubuhnya yang sudah ditopang alat pendukung di kaki dan perutnya akibat peluru yang ditembakkan polisi kota Kenosha 23 Agustus lalu. Blake dinyatakan lumpuh permanen dari bagian pinggul hingga kakinya.

    Blake berbicara untuk pertama kali di tengah unjuk rasa besar-besaran anti-rasisme di kota Portland,Oregon untuk ke 100 harinya.

    Polisi Rusten Sheskey yang menembaki Blake saat masuk dan akan duduk di dalam mobil SUV miliknya dengan alasan Blake memegang pisau. Kenyataan pria Afrika-Amerika ini tidak memegang benda membahayakan.

    Sheskey dan rekannya yang berada di lokasi itu dibebastugaskan dari tugas lapangana untuk proses penyelidikan atas tragedi Kenosha. Tak satu pun dari mereka telah dikenai tuntutan hukum.

    Tragedi Kenosha menambah panjang daftar kekerasan rasial polisi Amerika terhadap warga Amerika keturunan Afrika di antaranya George Floyd pada Mei lalu di Mineeapolis.

    Blake berbicara untuk pertama kali di tengah unjuk rasa besar-besaran anti-rasisme di kota Portland,Oregon untuk ke 100 harinya.

    Sumber:
    https://apnews.com/6ce0c81bc49760736a3e923c04835a82
    https://www.reuters.com/article/us-global-race-usa-protests/as-protests-rock-u-s-cities-on-holiday-weekend-jacob-blake-speaks-out-idUSKBN25X0SQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.