Otoritas Korea Selatan Sebut Covid-19 dari Seoul Menyebar ke 9 Kota

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota kelompok sipil konservatif berunjuk rasa di jalan selama protes anti-pemerintah, ketika kekhawatiran atas gelombang baru kasus virus corona (Covid-19) meningkat, di pusat kota Seoul, Korea Selatan, 15 Agustus 2020. [REUTERS / Kim Hong -Ji]

    Anggota kelompok sipil konservatif berunjuk rasa di jalan selama protes anti-pemerintah, ketika kekhawatiran atas gelombang baru kasus virus corona (Covid-19) meningkat, di pusat kota Seoul, Korea Selatan, 15 Agustus 2020. [REUTERS / Kim Hong -Ji]

    TEMPO.COSeoul – Otoritas kesehatan Korea Selatan melaporkan jumlah kasus baru harian Covid-19 dengan tiga digit mencapai hari ketujuh yaitu 288 kasus pada Kamis, 20 Agustus 2020.

    Namun, jumlah ini mengalami penurunan dari sehari sebelumnya yang tercatat sebanyak 297 kasus baru seperti dilansir Pusat Pencegahan dan Kontrol Penyakit Korea.

    Ini menjadi harapan kasus baru Covid-19 bakal semakin berkurang. Saat ini, total kasus Corona atau Covid-19 mencapai 16,346 kasus dengan jumlah korban meninggal sebanyak 307 orang.

    “Alasan mengapa kami menganggap situasi saat ini serius adalah penyebaran ini, yang dimulai dari fasilitas agama tertentu, muncul secara nasional lewat sejumlah kegiatan unjuk rasa,” kata Kim Gang-lip, seperti dilansir Reuters pada Kamis, 20 Agustus 2020.

    Merebaknya kasus ini dimulai dari sebuah jamaah gereja di Seoul. Mereka kerap mengikuti aksi unjuk rasa anti-pemerintah di Seoul Pusat selama beberapa pekan ini. Ini dikhawatirkan membuat transmisi Corona menyebar ke orang lain.

    Wakil Menkes Kim mengatakan otoritas telah melakukan tes medis terhadap 3,263 anggota gereja itu dan mendapati ada 630 orang terpapar positif Corona. Ada ratusan anggota gereja yang dalam pelacakan untuk menjalani tes medis Covid-19.

    Ada 53 kasus positif Covid-19 lainnya dengan 33 kasus dari anggota gereja terkait aksi unjuk rasa anti-pemerintah di Ibu Kota Seoul, yang diikuti ribuan orang.

    Kasus baru Corona ini berasal dari sembilan kota berbeda dan provinsi di Korea Selatan. Ada 114 fasilitas termasuk tempat bekerja yang terancam paparan Covid-19 ini. “Ini situasi berbahaya yang dapat membuat terjadinya pandemi Covid-19 secara nasional,” kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Operasi Ketupat 2021 Demi Menegakkan Larangan Mudik, Berlaku 6 Mei 2021

    Sekitar 166 ribu polisi diterjunkan dalam Operasi Ketupat 2021 untuk menegakkan larangan mudik. Mereka tersebar di lebih dari 300 titik.