Selandia Baru Duga Kluster Baru Virus Corona dari Kontainer

Reporter:
Editor:

Istman Musaharun Pramadiba

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perdana Menteri Jacinda Ardern meninggalkan konferensi persnya setelah mengumumkan bahwa dia telah memecat Iain Lees-Galloway.[Foto Mark Mitchell/NZ Herald]

    Perdana Menteri Jacinda Ardern meninggalkan konferensi persnya setelah mengumumkan bahwa dia telah memecat Iain Lees-Galloway.[Foto Mark Mitchell/NZ Herald]

    TEMPO.CO, Jakarta - Otoritas Selandia Baru menduga kontainer impor sebagai dalang kluster baru virus Corona di sana. Sebab, investigasi sejauh ini tidak menunjukkan bahwa kluster baru virus Corona dipengaruhi penyebaran virus secara komunitas.

    "Kami sangat yakin tidak ada penyebaran virus Corona antar komunitas. Di sisi lain kami juga mengetahui bahwa sangat mungkin virus Corona bertahan di ruangan yang dingin (seperti kontainer) untuk waktu yang lama," ujar Direktur Umum bidang Kesehatan, Ashley Bloomfield, dikutip dari Reuters, Rabu, 12 Agustus 2020

    Diberitakan sebelumnya, setelah tiga bulan tanpa kasus, Selandia Baru tiba-tiba mencatatkan empat kasus baru. Keempatnya adalah anggota keluarga yang sama.

    Ketika rekam jejak keluarga tersebut dicoba ditelusuri, otoritas Selandia Baru tidak mendapati keempatnya usai berpergian ke luar negeri. Keempatnya selalu berada di Selandia Baru. Hal itu memunculkan dugaan bahwa virus dibawa masuk dari luar negeri lewat jalur lain.

    Sumber virus yang belum jelas membuat Pemerintah Selandia Baru langsung mengambil langkah cepat. Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern, misalnya, langsung kembali menetapkan lockdown untuk mencegah penyebaran yang lebih parah. Sementara itu, pelacakan asal virus mulai difokuskan ke faktor-faktor impor.

    "Penyelidikan tengah dilakukan di toko daging di mana salah satu anggota yang tertular virus Corona bekerja," ujar Ashley Bloomfield.

    Penyebaran via kontainer barang impor bukan hal mustahil. Selasa kemarin, Pemerintah Daerah Yantai di Cina menyampaikan bahwa mereka menemukan virus Corona di permukaan bingkisan seafood beku. Seafood tersebut didatangkan dari kota Dalian yang beberapa hari terakhir mengalami peningkatan jumlah kasus.

    Per berita ini ditulis, Selandia Baru mencatatkan 1570 kasus dan 22 kematian akibat virus Corona.

    ISTMAN MP | REUTERS



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Masker Scuba Tak Efektif Halau Covid-19, Bandingkan dengan Bahan Kain dan N95

    Dokter Muhamad Fajri Adda'i tak merekomendasikan penggunaan masker scuba dan buff. Ada sejumlah kelemahan pada bahan penutup wajah jenis tersebut.