Trump Bilang Dampak Covid-19 Ribuan Kali Dibanding Konflik Dagang

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden AS Donald Trump mengenakan masker ketika ia berbicara dengan para pekerja saat tur di pabrik mesin cuci Whirlpool Corporation di Clyde, Ohio, AS, 6 Agustus 2020. [REUTERS / Joshua Roberts]

    Presiden AS Donald Trump mengenakan masker ketika ia berbicara dengan para pekerja saat tur di pabrik mesin cuci Whirlpool Corporation di Clyde, Ohio, AS, 6 Agustus 2020. [REUTERS / Joshua Roberts]

    TEMPO.COWashington – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengatakan dampak dari pandemi Corona atau Covid-19 jauh lebih buruk daripada akibat konflik dagang dengan Cina.

    “Ini ribuan kali lebih banyak daripada soal perdagangan, dengan semua kematian dan dunia harus berhenti. Ini memalukan,” kata Trump kepada Fox Sports Radio seperti dilansir Reuters pada Selasa, 11 Agustus 2020.

    Pandemi Covid-19 merebak pada Desember 2019 dan menyebar ke berbagai negara termasuk AS. AS menempati urutan teratas dalam jumlah kasus dan korban jiwa yaitu masing-masing lebih dari 5,1 juta kasus dan lebih dari 164 ribu kasus kematian seperti dilansir situs Johns Hopkins University.

    Pandemi Covid-19 ini telah menyebar dan menginfeksi sekitar 20 juta orang di sekitar 190 negara. Lebih 735 ribu orang meninggal dengan 12,3 juta orang sembuh.

    Hubungan AS dan Cina juga bermasalah pasca tekanan Beijing terhadap Hong Kong dengan penerbitan UU Keamanan Nasional Hong Kong pada akhir Juni 2020.

    AS dan Cina juga berkonflik secara terbuka dengan mengerahkan kekuatan militer di kawasan perairan Laut Cina Selatan. Pada awal pekan ini, militer Cina melakukan latihan perang terkait kunjungan Menteri Kesehatan AS, Alex Azar, ke Taiwan. 

    Soal Hong Kong, Trump mengatakan pemerintahannya mengambil langkah untuk mengakhiri status istimewa Hong Kong. Dia juga mengaku sudah lama tidak berbicara dengan Presiden Cina, Xi Jinping.

    Trump tidak menanggapi soal penangkapan tapian media Jimmy Lai, yang merupakan pemilik dari media Apple Daily dan salah satu tokoh aktivis prp-demokrasi terkenal di sana. Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo, menyebut Lai sebagai patriot dan menyayangkan penangkapan itu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Masker Scuba Tak Efektif Halau Covid-19, Bandingkan dengan Bahan Kain dan N95

    Dokter Muhamad Fajri Adda'i tak merekomendasikan penggunaan masker scuba dan buff. Ada sejumlah kelemahan pada bahan penutup wajah jenis tersebut.