Inggris dan Amerika Minta Hong Kong segera Gelar Pemilu

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab.[Sky News]

    Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab.[Sky News]

    TEMPO.COLondon – Pemerintah Inggris meminta pemerintah Hong Kong untuk mencabut diskualifikasi terhadap calon kandidat pemilu legislatif.

    “Dan juga meminta pemerintah segera menggelar pemilu legislatif secepatnya,” begitu pernyataan bersama Inggris, Australia, Selandia Baru dan Amerika Serikat, kepada Hong Kong seperti dilansir Reuters pada Ahad, 9 Agustus 2020.

    Menteri Luar Negeri Inggris, Dominic Raab, mengatakan pernyataan bersama itu menunjukkan keprihatinan bersama tentang peristiwa diskualifikasi kandidat pemilu legislatif Hong Kong.

    Kondisi di Hong Kong semakin memanas dengan penerapan UU Keamanan Nasional, yang dibuat pemerintah Cina dengan alasan menangani aksi kerusuhan selama demonstrasi pro-demokrasi.

    Baru-baru ini, polisi mengungkap telah menetapkan 24 orang aktivis dan tokoh sebagai tersangka dalam kasus pelanggaran UU Keamanan Hong Kong. Ini terkait kegiatan mereka melakukan acara mengheningkan cipta tanpa izin di ruang publik untuk mengenang peristiwa Lapangan Tiananmen di Cina.

    Salah satu yang mendapat status tersangka itu adalah aktivis pro-demokrasi Hong Kong, Joshua Wong, yang dikenal kritis terhadap Beijing seperti dilansir Channel News Asia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Masker Scuba Tak Efektif Halau Covid-19, Bandingkan dengan Bahan Kain dan N95

    Dokter Muhamad Fajri Adda'i tak merekomendasikan penggunaan masker scuba dan buff. Ada sejumlah kelemahan pada bahan penutup wajah jenis tersebut.