Selasa, 22 September 2020

Mahathir Mohamad Dirikan Partai untuk Melayu dan Pribumi Malaysia

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad mendengarkan mantan Wakil Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin dalam konferensi pers menyusul deregistrasi sementara Parti Pribumi Bersatu Malaysia (PPBM) di Petaling Jaya, dekat Kuala Lumpur, Malaysia 5 April 2018. [REUTERS / Lai Seng Sin]

    Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad mendengarkan mantan Wakil Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin dalam konferensi pers menyusul deregistrasi sementara Parti Pribumi Bersatu Malaysia (PPBM) di Petaling Jaya, dekat Kuala Lumpur, Malaysia 5 April 2018. [REUTERS / Lai Seng Sin]

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad membentuk partai baru untuk menjadi wadah untuk orang Melayu dan pribumi Malaysia.

    Mahathir, 95 tahun mengatakan, partai-partai Melayu dan pribumi yang sekarang ada telah menggadaikan marwah bangsa, agama, dan alat tuju perjuangan kepada golongan orang yang gila kekuasaan.

    "Partai kami ini akan bersifat inklusif dan modern," kata Mahathir dalam pernyataan pers sebagaimana dilaporkan The Star, 8 Agustus 2020.

    Mahathir menjelaskan, nama partai ini belum resmi ada, namun untk sementara diberi nama partai bebas atau partai independen yang berjuang untuk memberangus korupsi.

    Mahathir menyebut Partai Pribumi Bersatu Malaysia telah membajak perjuangan Melayu dan pribumi dalam memberangus korupsi.

    Partai Pribumi Bersatu Malaysia merupakan partai berkuasa yang dipimpin Perdana Menteri Muhyiddin Yassin.

    Pembentukan partai bebas ini sesaat setelah Pengadilan Tinggi menolak gugatan Mahathir dan lima orang lainnya atas pembatalan keanggotaan Partai Pribumi Bersatu Malaysia.

    Mahathir menegaskan, partai barunya ini tidak akan menjadi bagian dari partai oposisi dari aliansi partai Pakatan Harapan, oposisi di bawah pimpinan Anwar Ibrahim, maupun Perikatan Nasional, aliansi Barisan Nasional yang di dalamnya termasuk Partai Pribumi Bersatu Malaysia.

    Mahathir membantah dirinya telah keluar dari aliansi Pakatan dengan pembentukan partai baru ini.

    "Kami tidak berpisah dari siapapun. Kami membebaskan diri dari semua orang. Kmai ingin bekerja dengan Pakatan tetapi kami memiliki beberapa masalah dengan partai terbesar di Pakatan," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Utak-atik Definisi Kematian Akibat Covid-19, Bandingkan dengan Uraian WHO

    Wacana definisi kematian akibat Covid-19 sempat disinggung dalam rakor penanganan pandemi. Hal itu mempengaruhi angka keberhasilan penanganan pandemi.