Ingin Bunuh Saad al-Jabri, Pangeran Salman Kirim Pasukan Harimau

Saad Al-Jabri mantan kepala intelijen Arab Saudi yang menjadi buron putra mahkota Mohammed bin Salman atas tuduhan korupsi. [GULF NEWS]

TEMPO.CO, Jakarta - Mantan pejabat intelijen Arab Saudi, Saad al-Jabri, menyebut Pangeran Mohammed bin Salman menginginkannya mati tak lama usai pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi. Bahkan, berdasarkan berkas perkara yang diberikan ke Pengadilan Distrik Washington, Pangeran Mohammed bin Salman sampai membentuk tim pembunuh untuknya.

"Tidak banyak tempat yang menyimpan berbagai informasi sensitif dan memalukan Pangeran bin Salman. Salah satunya adalah kepala Saad," ujar berkas perkara Saad al-Jabri, dikutip dari kantor berita Al-Jazeera, Jumat, 7 Agustus 2020.

Saad al-Jabri, dalam berkas perkaranya, menjelaskan bahwa percobaan pembunuhan itu terjadi tepat dua pekan setelah pembunuhan Khashoggi di tahun 2018. Pada pertengahan Oktober 2018, kata Saad al-Jabri, Pengaran Mohammed bin Salman mengirimkan pasukan pembunuh andalannya, Pasukan Harimau, ke Toronto di mana dirinya bersembunyi.

Pasukan pembunuh tersebut masuk ke Toronto, Kanada, dengan visa turis. Dalam pelaksanaannya, kata Saad al-Jabri, mereka membawa sejumlah peralatan operasi yang sama persis dengan yang dipakai pada operasi pembunuhan Jamal Khashoggi.

Untuk menghindari kecurigaan petugas perbatasan, personil Pasukan Harimau mencoba masuk lewat gerbang yang berbeda-beda. Namun, untung bagi Saad al-Jabri, upaya itu gagal. Penjaga perbatasan Kanada mengendus hal yang tidak beres dengan kedatangan Pasukan Harimau.

Oleh petugas perbatasan Kanada, mereka yang diyakini bagian dari Pasukan Harimau dikumpulkan. Mereka kemudian diinterogasi untuk memastikan apakah mereka bagian dari kelompok yang sama atau bukan. Hasilnya, mereka gagal menyakinkan berasal dari kelompok terpisah.

Upaya Pangeran Mohammed bin Salman bukan itu saja. Saad al-Jabri menambahkan bahwa pangeran Arab Saudi itu mencoba berbagai cara untuk menyentuhnya mulai dari memata-matai hingga menculik anggota keluara Saad al-Jabri. Bahkan, kata Saad, yayasan pendidikan MiSK yang dibentukan Pangeran Salman digunakan untuk menyamarkan operasi intelijen.

"Semua untuk memancing saya keluar dari persembunyian," ujar Saad al-Jabri dalam berkas perkaranya.

Investigasi CIA mendukung pernyataan Saad al-Jabri bahwa Pangeran Mohammed bin Salman mencoba membunuhnya. Pemerintah Arab Saudi belum mengeluarkan pernyataan balasan namun selalu mambantah tuduhan Saad al-Jabri selama ini.

ISTMAN MP | AL JAZEERA






Putra Mahkota Mohammed bin Salman Jadi Perdana Menteri, Kekuasaannya Bakal Luar Biasa

3 hari lalu

Putra Mahkota Mohammed bin Salman Jadi Perdana Menteri, Kekuasaannya Bakal Luar Biasa

Pangeran Mohammed bin Salman dipromosikan dari posisi menteri pertahanan menjadi perdana menteri Arab Saudi. Apa saja wewenangnya?


Mohammed bin Salman Menerima Kunjungan Menteri Keuangan Turki

6 hari lalu

Mohammed bin Salman Menerima Kunjungan Menteri Keuangan Turki

Setelah sebelumnya bertemu dengan Presiden Erdogan, Mohammed bin Salman menerima kunjungan Menteri Keuangan Turki.


Kunjungi Prancis, Putra Mahkota Arab Saudi Tinggal di Rumah Termahal di Dunia

29 Juli 2022

Kunjungi Prancis, Putra Mahkota Arab Saudi Tinggal di Rumah Termahal di Dunia

Chateau Louis XIV yang sedang menjadi tempat menginap Putra Mahkota Arab Saudi itu dibangun oleh sepupu Jamal Khashoggi, Emad Khashoggi


Jamu Putra Mahkota Arab Saudi di Prancis, Presiden Macron Tuai Kecaman

28 Juli 2022

Jamu Putra Mahkota Arab Saudi di Prancis, Presiden Macron Tuai Kecaman

Presiden Prancis Emmanuel Macron menjamu Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman dalam pembicaraan di Paris


Mohammed bin Salman Kunjungan Kerja ke Uni Eropa Pertama sejak Pembunuhan Khashoggi

27 Juli 2022

Mohammed bin Salman Kunjungan Kerja ke Uni Eropa Pertama sejak Pembunuhan Khashoggi

Mohammed bin Salman terbang ke Eropa untuk menjalin kerja sama bilateral dengan Yunani dan Prancis.


Arab Saudi Bangun Kota Canggih dan Gedung dari Kaca Terbesar di Dunia

26 Juli 2022

Arab Saudi Bangun Kota Canggih dan Gedung dari Kaca Terbesar di Dunia

Pangeran Mohammed bin Salman dari Arab Saudi membangun proyek prestisius gedung pencakar langit kaca menelan biaya hingga 1 triliun dolar AS.


UEA Tahan Pengacara AS Pembela Khasoggi atas Tuduhan Cuci Uang

17 Juli 2022

UEA Tahan Pengacara AS Pembela Khasoggi atas Tuduhan Cuci Uang

Uni Emirat Arab (UEA) menahan Asim Ghafoor, seorang warga negara Amerika Serikat, mantan pengacara jurnalis AS yang tewas dibunuh, Jamal Khasoggi


Disentil Pembunuhan Jamal Khashoggi, Begini Jawaban Mohammed bin Salman ke Joe Biden

17 Juli 2022

Disentil Pembunuhan Jamal Khashoggi, Begini Jawaban Mohammed bin Salman ke Joe Biden

Kasus pembunuhan Jamal Khashoggi disinggung dalam pertemuan antara Joe Biden dan Mohammed bin Salman.


Biden ke Saudi, dari Pembunuhan Khashoggi, Minyak sampai Hubungan Arab-Israel

16 Juli 2022

Biden ke Saudi, dari Pembunuhan Khashoggi, Minyak sampai Hubungan Arab-Israel

Joe Biden mengungkit soal pembunuhan jurnalis Washington Post Jamal Khashoggi saat bertemu Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman


Joe Biden akan Dorong OPEC Tingkatkan Produksi Minyak

12 Juli 2022

Joe Biden akan Dorong OPEC Tingkatkan Produksi Minyak

Lawatan Biden ke Timur Tengah menuai protes karena akan bertemu Putra Mahkota Arab Saudi yang dituduh menjadi dalang pembunuhan jurnalis Khashoggi