Iran Tangkap Pemimpin 'Teroris' Amerika

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemimpin kelompok Tondar Jamshid Sharmahd yang bermarkas di Amerika berniat menghancurkan pemerintahan Iran [ Deutsche Welle}

    Pemimpin kelompok Tondar Jamshid Sharmahd yang bermarkas di Amerika berniat menghancurkan pemerintahan Iran [ Deutsche Welle}

    TEMPO.CO, Jakarta - Intelijen Iran menangkap pemimpin kelompok teroris yang mendukung kerajaan yang dijatuhkan dalam Revolusi Islam Iran tahun 1979 

    Kementerian intelijen Iran dalam pernyataannya yang disiarkan media televisi pemerintah menjelaskan, Jamshid Sharmahd, pemimpin kelompok teroris Tondar yang bermarkas di Amerika, ditangkap melalui operasi intelijen. Namun kementerian ini tidak menjelaskan bagaimana, di mana, dan kapan penangkapan itu terjadi. '

    "Jamshid Sharmahd, pemimpin jaringan teroris kelompok Tondar, yang mengarahkan aksi bersenjata dan teroris di Iran dari Amerika, ditangkap setelah operasi rumit, dan saat ini berada di tangan berkuasa agen kami," kata kementerian intelijen dalam pernyataannya sebagaimana dilaporkan Deutsche Welle, Sabtu, 1 Agustus 2020.

    Pria yang disebut pemimpin kelompok Tondar itu menyebut namanya dan tanggal lahirnya saat televisi Iran menayangkan video tentang penangkapan dirinya.

    "Mereka memerlukan bahan peledak dan kami menyediakannya," kata Iran.

    Iran mengatakan, Tondar telah merancang sejumlah operasi besar yang kemudian gagal atau telah dihancurkan oleh aparat Iran termasuk merancang peledakan waduk di Shiraz, mengebom acara pesta buku Teheran dengan sianida, dan menanam bom di monumen mengenang Ayatollah Khomeini.

    Reuters melaporkan, kelompok Tondar yang bermarkas di Los Angeles, belum mengkonfirmasi tentang penangkapan pemimpin mereka. Di situs resmi Tondar dilaporkan tentang penculikan Sharmahd.

    Dalam postingan sebelumnya di media sosial, Tondar mengatakan, akan melanjutkan pertempuran sekalipun tanpa kehadiran komandan.

    Juru bicara Kementerian Luar Negeri Amerika mengatakan, pemerintah telah mengetahui tentang penahanan Sharmahd. "Kami mendesak Iran untuk sepenuhnya transparan dan mematuhi semua standar hukum internasional," ujar pemerintah Amerika dalam pernyataannya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Masker Scuba Tak Efektif Halau Covid-19, Bandingkan dengan Bahan Kain dan N95

    Dokter Muhamad Fajri Adda'i tak merekomendasikan penggunaan masker scuba dan buff. Ada sejumlah kelemahan pada bahan penutup wajah jenis tersebut.