Maskapai Penerbangan Kuwait Dilarang Terbang ke 31 Negara

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kuwait memberlakukan 20 hari jam malam demi menghentikan penyebaran virus corona. Sumber: Reuters

    Kuwait memberlakukan 20 hari jam malam demi menghentikan penyebaran virus corona. Sumber: Reuters

    TEMPO.CO, Jakarta - Maskapai penerbangan Kuwait telah dilarang terbang ke 31 negara yang berisiko tinggi menyebarkan virus corona

    Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil kemarin, 1 Agustus 2020 menjelaskan 31 negara yang tidak diterbangi maskapai Kuwait di antaranya Filipina, India, Pakistan, Mesir, Lebanon, Sri Lanka, Cina, Iran, Brasil, Meksiko, Italia, dan Irak.

    Otoritas juga menyatakan Bandara Internasional Kuwait mengoperasikan sekitar 30 persen dari kapasitas penuhnya mulai dari 1 Agustus 2020 dan secara bertahap akan terus meningkat dalam beberapa bulan ke depan.

    Kementerian Kesehatan Kuwait juga melarang semua perjalanan yang tidak penting.

    Kuwait melaporkan hampir 76 ribu kasus infeksi corona dan 400 kematian.

    Beberapa wilayah di Kuwait masih memberlakukan jam malam. Negara ini sejak Juni secara bertahap melakukan pelonggaran aturan wabah virus corona.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar Lengkap Hari Libur Nasional dan Catatan Tentang Cuti Bersama 2022

    Sebanyak 16 hari libur nasional telah ditetapkan oleh pemerintah. Sedangkan untuk cuti bersama dan pergesera libur akan disesuaikan dengan kondisi.