Pemerintah Jepang Mau Upgrade Sistem Radar Canggih

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rudal RBS15 Mk3 menggunakan teknologi

    Rudal RBS15 Mk3 menggunakan teknologi "tembak dan lupakan". Rudal dapat ditembakan di berbagai daerah dan cuaca, seperti kawasan gurun pasir yang panas, di Artik dan di Laut Utara yang sangat dingin, berkat teknologi pemrograman sebelum penembakan dengan radar pencari aktif yang maju. Perencanaan penembakan menggunakan Missile Engagement Planning System (MEPS) yang canggih. saab.com

    TEMPO.COTokyo – Perusahaan produsen senjata militer dari Amerika Serikat, Raytheon, melobi parlemen Jepang untuk menggeser produsen senjata lain dari AS untuk menyuplai radar canggih.

    Raytheon berusaha menggeser Lockheed Martin, yang juga berminat untuk menyuplai radar canggih.

    Saat ini, pemerintah Jepang berencana untuk menambah dua lokasi rudal Aegis Ashore untuk memperkuat pertahanan ibu kota Tokyo.

    “Ini sedang berlangsung,” kata seorang sumber yang mengetahui upaya lobi Raytheon seperti dilansir Reuters pada Kamis, 30 Juli 2020.

    Pelobi Raytheon mengusulkan radar canggih SPY-6, yang sudah dirancang ulang agar cocok di pasang pada kapal penghancur Jepang.

    Perusahaan mengatakan akan menghemat uang dan waktu bagi Jepang, yang menghadapi peningkatan ancaman rudal, pesawat nir-awak, dan pesawat jet tempur siluman.

    Saat ini, Lockheed Matin memiliki kontrak dengan pemerintah Jepang untuk menyuplai radar SPY-7. Kontrak ini bernilai US$300 juta atau sekitar Rp4.4 triliun.

    Namun, kritik mengatakan pengadaan kapal penghancur baru bisa menimbulkan biaya triliunan. Jepang juga bisa terkena penalti finansial jika menarik diri dari kontrak dengan Lockheed Martin. “Kami sedang mengkaji opsi yang ada,” kata seorang pejabat pertahnana Jepang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.