Polisi Spanyol Jemput Turis Mabuk dari Hotel

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Polisi Spanyol berjaga di sekitar kawasan turis untuk menertibkan turis yang mabuk dan mengganggu. Mirror/Rita Sobot

    Polisi Spanyol berjaga di sekitar kawasan turis untuk menertibkan turis yang mabuk dan mengganggu. Mirror/Rita Sobot

    TEMPO.CO, Magaluf- Polisi mengeluarkan delapan orang turis dari sebuah hotel di Magaluf, Spanyol, karena mabuk dan berkelakuan buruk.

    Ini terjadi seiring berlakunya aturan baru pemerintah setempat untuk menertibkan turis yang gemar mabuk di kawasan turis populer Magaluf dan Palma Nova, Spanyol.

    “Polisi tiba di hotel setelah manajemen berusaha mengeluarkan tamu bermasalah yang merusak properti di sana,” begitu dilansir Mirror pada Rabu, 29 Juli 2020.

    Setelah petugas tiba, para tamu memilih meninggalkan hotel. Petugas belum melansir kebangsaan dari para tamu hotel bermasalah itu.

    Area utama di Punta Ballena di Magaluf bakal tutup selama sekitar dua bulan pasca kerusuhan yang melibatkan turis muda dari Inggris.

    Untuk mencegah kondisi ini terulang, dewan kota di sana memberi kewenangan lebih kepada polisi untuk menggerebek venue yang sengaja menyetel musik terlalu keras. Dewan kota meminta para pemilik kelab malam dan pub untuk tidak melanggar aturan mengenai volume suara musik.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Anggaran Bansos Rp 31 Triliun untuk 13 Juta Pekerja Bergaji di Bawah Rp 5 Juta

    Airlangga Hartarto memastikan pemberian bansos untuk pekerja bergaji di bawah Rp 5 juta. Sri Mulyani mengatakan anggaran bansos hingga Rp 31 triliun.