Resepsi Pernikahan Tanpa Social Distancing, 20 Tamu Jalani Tes Corona

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang petugas melakukan uji coba virus Corona oleh seorang pengendara mobil secara drive-thru di pusat penyaringan di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, 30 Maret 2020. Fasilitas itu dapat melayani 600 orang per-hari. REUTERS/Ahmed Jadallah

    Seorang petugas melakukan uji coba virus Corona oleh seorang pengendara mobil secara drive-thru di pusat penyaringan di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, 30 Maret 2020. Fasilitas itu dapat melayani 600 orang per-hari. REUTERS/Ahmed Jadallah

    TEMPO.CO, Jakarta - Lebih dari 20 orang menjalani tes virus corona setelah menghadiri sebuah resepsi pernikahan di Abu Dhabi, yang tidak menjalankan protokol kesehatan pencegahan penyebaran virus corona. Pusat Kesehatan Masyarakat Abu Dhabi pada Sabtu, 25 Juli 2020 mengatakan dalam pesta pernikahan tersebut tidak dilaksanakan social distancing atau jaga jarak fisik.

    Menurut Pusat Kesehatan Masyarakat Abu Dhabi, beberapa tamu di pesta pernikahan itu positif virus corona setelah gagal melakukan social distancing. Masyarakat Abu Dhabi saat ini diperingatkan agar tidak lekas berpuas diri dan mengikuti langkah-langkah pencegahan demi melindungi diri dari penyebaran virus corona.     

    Seorang petugas melakukan uji coba virus Corona oleh seorang pengendara mobil secara drive-thru di pusat penyaringan di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, 30 Maret 2020. Pengujian ini diprioritaskan kepada warga lanjut usia, wanita hamil dan pihak-pihak yang menderita penyakit kronis. REUTERS/Ahmed Jadallah

    Dikutip dari english.alarabiya.net, Uni Emirat Arab sejak Maret 2020 sudah melarang acara kumpul-kumpul, termasuk acara resepsi pernikahan menyusul diberlakukannya lockdown untuk memperlambat penyebaran virus corona melalui interaksi kelompok.

    Akan tetapi, lockdown saat ini sudah dikendurkan sehingga banyak masyarakat sudah mulai beraktivitas kembali di luar ruangan, diantaranya olahraga dan jalan-jalan ke mal. Kendati begitu, aturan social distancing tetap diberlakukan.

    Uni Emirat Arab telah melaporkan 58.562 kasus virus corona di negara itu. Sebagian besar dari jumlah itu sudah pulih. Sedangkan pasien yang meninggal tercatat 343 orang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Bandingkan Ledakan di Beirut dengan Bom Atom Hiroshima Nagasaki

    Pemerintah Lebanon meyakini ledakan di Beirut disebabkan 2.750 ton amonium nitrat. Banyak orang membandingkannya dengan bon atom Hiroshima Nagasaki.