Sudah 37 Negara Alami Kenaikan Jumlah Kasus Covid-19 Harian

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perawat Teresa Malijon mengenakan pelindung buatan sendiri menunggu di lokasi tes terkait wabah virus corona COVID-19 di sebuah tempat parkir di University of Washington's Northwest Outpatient Medical Center di Seattle, Washington, Amerika Serikat, Selasa 17 Maret 2020. ANTARA/REUTERS/Brian Snyder/TM

    Perawat Teresa Malijon mengenakan pelindung buatan sendiri menunggu di lokasi tes terkait wabah virus corona COVID-19 di sebuah tempat parkir di University of Washington's Northwest Outpatient Medical Center di Seattle, Washington, Amerika Serikat, Selasa 17 Maret 2020. ANTARA/REUTERS/Brian Snyder/TM

    TEMPO.CO, Jakarta - Sudah 37 negara yang mengalami peningkatan kasus Covid-19 harian dalam sepekan ini. Jika dalam 3 pekan lalu ada sedikitnya 7 negara yang mengalami peningkatan kasus dalam satu hari, dua pekan kemudian bertambah menjadi 13 negara. Dan bertambah lagi menjadi 20 negara pekan lalu.

    Reuter melaporkan, angka kasus infeksi Covid-19 meningkat tidak hanya terjadi di negara-negara yang menempati jumlah kasus terburuk di dunia seperti Amerika, Brasil, dan India, namun juga negara seperti Australia, Jepang, Hong Kong, Bolivia, Sudan, Ethiopia, Bulgaria, Belgia, Uzbekistan dan Israel.

    Kebanyakan negara-negara yang mencatatkan rekor tertinggi harian kasus Covid-19 tadinya telah menghapus lockdown dan menerapkan jarak sosial. Negara-negara ini mengalami puncak kedua wabah corona.

    "Kita tidak akan kembali ke 'normal lama'. Pandemi telah mengubah cara kita menjalani hidup kita," kata Tedros Adhanom Ghebreyesus, direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia, WHO pekan ini.

    "Kami meminta semua orang untuk membuat keputusan mengenai ke mana mereka pergi, apa yang mereka lakukan, dan siapa yang mereka temui seperti keputusan hidup dan mati, karena mereka ada," kata Tedros.

    Meski Reuters membuat kompilasi tentang negara-negara yang mengalami kenaikan kasus Covid-19, namun jumlah kasus dan kematian hampir tidak dapat dipastikan kebenaranya karena beberapa negara memiliki sistem perawatan kesehatan yang buruk.

    Amerika merupakan negara dengan kasus virus corona yang tertinggi di dunia. Pekan ini jumlah kasus sudah melebihi 4 juta kasus dan lebih dari 1000 kematian dalam empat hari berturut-turut.

    Brasil dan India, juga mencatatkan lebih dari 1 juta kasus.

    Di Eropa, kasus infeksi virus corona harian di Spanyol membuat negara itu mencegah masuk para turis berwisata ke destinasi-destinasi terpopuler.

    Kenya di Afrika, mencatat kasus harian yang meningkat kurang dari dua pekan setelah negara ini melonggarkan aturan ketat pencegahan penyebaran virus corona.

    Presiden Kenya, Uhuru Kenyatta, yang mengumumkan penerbangan internasional dibuka kembali pada 1 Agustus ini, telah memanggil para pejabat untuk rapat darurat hari ini membahas kasus corono yang meningkat.

    Oman, negara di kawasan Timur Tengah memberlakukan larangan baru yang dimulai hari Sabtu lalu untuk melakukan lockdown selama 2 pekan akibat peningkatan jumlah kasus Covid-19.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Bandingkan Ledakan di Beirut dengan Bom Atom Hiroshima Nagasaki

    Pemerintah Lebanon meyakini ledakan di Beirut disebabkan 2.750 ton amonium nitrat. Banyak orang membandingkannya dengan bon atom Hiroshima Nagasaki.