Konflik Afghanistan dan Taliban Memanas, Amerika Datang Melerai

Reporter:
Editor:

Istman Musaharun Pramadiba

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO. Jakarta - Pemerintah Amerika telah mengirimkan utusan khusus ke Afghanistan untuk menindaklanjuti kesepakatan damai antara Amerika, Afghanistan, dan Taliban. Hal tersebut menyusul memanasnya konlfik Afghanistan dan Taliban yang dibumbui berbagai aksi bom bunuh diri dan serangan udara.

    "Utusan khusus Amerika untuk Afghanistan, Zalmay Khalizad, telah berangkat untuk perjalanan ke Doha, Kabul, Islamabad, Oslo, dan Sofia," ujar Kementerian Luar Negeri Amerika dalam pernyataan persnya, Ahad, 26 Juli 2020.

    Kesepakatan damai antara Amerika, Afghanistan, dan Taliban pertama kali diteken pada Februari lalu. Hal tersebut untuk mengakhiri perang di sana yang sudah berlangsung belasan tahun lamanya.

    Kesepakatan ketiga negara, Amerika akan menarik pasukannya dan Afghanistan akan melepaskan sejumlah tahanan Taliban. Sebagai balasannya, Taliban harus mengurangi aktivitas kekerasannya dan juga melepaskan tahanan mereka.

    Pelaksanaan kesepakatan damai itu tak semulus harapan. Walau Amerika sudah menarik ribuan pasukannya, Afghanistan dan Taliban masih bertarung. Proses pertukaran tahanan yang lamban menjadi perkara utamanya.

    Rabu kemarin, Amerika memprotes serangan Afghanistan ke pemukiman Taliban di perbatasan dengan Iran. Serangan tersebut menewaskan 45 orang dan diperkirakan akan memicu eskalasi.

    "Meski upaya pertukaran tahanan sudah dilakukan, masalah kedua negara membutuhkan upaya lebih untuk diselesaikan," ujar Kementerian Luar Negeri Amerika.

    ISTMAN MP | REUTERS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.