Demonstran Thailand Tuntut Mundur PM Prayuth Chan-o-cha

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • PM Thailand, Prayuth Chan-ocha. AP

    PM Thailand, Prayuth Chan-ocha. AP

    TEMPO.COBangkok – Aktivis politik muda di Thailand membakar gambar Perdana Menteri, Prayuth Chan-o-cha di luar gedung pemerintahan pada Jumat, 24 Juli 2020.

    Mereka mendesak Prayuth untuk mundur dari jabatannya. Prayuth adalah jenderal yang terlibat dalam kudeta Thailand 2014. Dia kemudian memimpin junta militer selama lima tahun sebelum digelarnya pemilu untuk memilih pemerintahan demokrasi.

    “Kami ingin membakar hal – hal buruk di Thailand,” kata Niwiboon Chomphoo, 20 tahun, seperti dilansir Reuters pada Jumat, 24 Juli 2020.

    Chomphoo mengatakan Prayuth tetap menjadi PM Thailand karena adanya konstitusi yang tidak layak dan tidak jujur bagi demokrasi kita.

    Pada aksi demonstrasi Jumat ini, para aktivis membakar foto Prayuth dan wakilnya, Prawit Wongsuwan, yang juga seorang pensiunan pejabat militer.

    Demonstran dan kelompok oposisi menuding kelompok militer merancang Konstitusi yang menjamin pemimpin junta militer Prayuth tetap berkuasa sebagai Perdana Menteri sipil setelah pemilu pada 2019.

    Prayuth juga menempatkan klik pejabat militer pada posisi kunci pemerintahan.

    Selama sepekan terakhir, ada demonstrasi di enam provinsi, yang mendesaknya agar mundur. Konflik internal partai juga membuat enam menteri kabinet mundur.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar TNI-Polri yang Pernah Menjabat sebagai Plt Gubernur

    Penunjukan anggota TNI-Polri menjadi Plt Gubernur sudah sempat terjadi beberapa kali. Penunjukan itu diputuskan oleh Mendagri saat itu, Tjahjo Kumolo.