Paus Fransiskus Diundang ke Peresmian Hagia Sophia Jadi Masjid

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Paus Fransiskus berpelukan dengan Imam Besar Al Azhar Ahmad el Tayebdi Cairo, Mesir pada April 2017. [EGYPT TODAY]

    Paus Fransiskus berpelukan dengan Imam Besar Al Azhar Ahmad el Tayebdi Cairo, Mesir pada April 2017. [EGYPT TODAY]

    TEMPO.CO, Jakarta -Pemerintah Turki mengundang Paus Fransiskus untuk menghadiri acara resmi perubahan status Hagia Sophia di Istanbul menjadi masjid hari Jumat, 24 Juli 2020.

    Paus Fransiskus merupakan satu dari sekitar 1000 undangan yang diundang untuk menghadiri acara resmi perubahan status Hagia Sophia dan dilanjutkan dengan sembahyang Jumat perdana di bangunan yang awalnya didirikan sebagai Katedral Kristen Ortodoks di masa kerajaan Bizantium.

    Kerajaan Ottoman kemudian menaklukkan Istanbul tahun 1453 dan diubah menjadi masjid. Namun di masa pemerintahan sekulerisme Turki yang dipimpin presiden Mustafa Kamal Ataturk, Hagia Sophia diubah menjadi museum. 

    Al Araby.co.uk, 23 Juli 2020 melaporkan Turki juga mengundang pemimpin Azerbaijan dan Qatar yang keduanya sebagai sekutu Turki.

    Vatican belum memberikan tanggapan atas undangan Turki kepada Paus Fransiskus.

    Paus Fransiskus menyatakan dirinya sedih menyaksikan perubahan status Hagia Sophia dari museum yang dilindungi UNESCO menjadi masjid oleh pemerintah Turki.

    "Pikiran saya tertuju ke Istanbul. Saya memikirkan Hagia Sophia dan saya sangat sedih," kata Paus Fransiskus.

    Konferensi Uskup Katolik Amerika Serikat bergabung dengan Keuskupan Ortodoks Yunani menandai Jumat ini sebagai Hari Berkabung atas perubahan status Hagia Sophia menjadi masjid.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.