Masjid Al Aqsa Jadi Sasaran Penggerebekan

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah umat muslim berada di kawasan masjid Al Aqsa yang dibuka kembali setelah ditutup akibat virus corona atau COVID-19 di Yerusalem, 31 Mei 2020. REUTERS/Ammar Awad

    Sejumlah umat muslim berada di kawasan masjid Al Aqsa yang dibuka kembali setelah ditutup akibat virus corona atau COVID-19 di Yerusalem, 31 Mei 2020. REUTERS/Ammar Awad

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekelompok pemeluk Yahudi menggerebek masjid Al Aqsa di Yerusalem pada Rabu, 22 Juli 2020. Masjid al-Aqsa adalah masjid suci ketiga umat Islam, setelah masjidil Haram dan masjid Nabawi di Arab Saudi.

    Sumber di  Jerusalem Islamic Waqf mengatakan sekitar 228 ekstrimis memasuki kawasan masjid al-Aqsa yang berada di komplek Kota Tua Yerusalem. Sumber tersebut mengatakan jumlah penggerebekan yang dilakukan pemeluk Yahudi garis keras ke masjid al-Aqsa dalam beberapa waktu terakhir, meningkat. Tidak dijelaskan apa yang diincar dalam penggerebekan itu atau pun kerusakan yang terjadi.   

    Seorang pria dan anaknya berswafoto dengan badut setelah melaksanakan salat Idul Adha di kompleks Masjid Al Aqsa di Yerusalem, Selasa, 21 Agustus 2018. REUTERS.

    Dikutip dari dailysabah.com, dalam pakta perdamaian 1994 antara Israel – Yordania disebutkan bahwa semua benda peninggalan sejarah di Yerusalem dilindungi oleh badan perlindungan Jerusalem Islamic Waqf, yang berada di Kementerian Urusan Agama Yordania.

    Pemeluk Yahudi secara rutin memasuki masjid al-Aqsa dengan berpegang pada putusan unilateral Israel, di mana hal ini dianggap sebuah pelanggaran karena Jerusalem Islamic Waqf tak mengakui keputusan unilateral Israel tersebut.

    Umat Islam meyakini kiblat pertama adalah masjid al-Aqsa hingga akhirnya diputuskan kiblat utama umat Islam adalah Ka’bah di kota Mekah, Arab Saudi. Masjid al-Aqsa juga diyakini sebagai tempat Nabi Muhammad memulai perjalanan spiritualnya ke surga atau yang dikenal dengan peristiwa Isra-Mi’raj.   

    Komplek masjid al-Aqsa dibangun di area Bukit Bait Suci, yakni tempat yang dimuliakan oleh pemeluk Kristen, Islam dan Yahudi. Tempat itu juga menjadi pusat perebutan dalam konflik Israel – Palestina. Masyarakat Palestina khawatir suatu saat nanti Israel akan menegaskan kendalinya lebih jauh di Bukit Bait Suci.  

    Bukit Bait Suci berada di Yerusalem timur, sebuah wilayah yang dicaplok pada 1980 oleh tentara Israel dan sekarang diklaim bagian dari ibu kota Israel. Pencaplokan wilayah tersebut tidak diakui oleh komunitas internasional.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    OTT Bupati Kolaka Timur, Simak Fakta Penangkapan dan Profil Andi Merya

    Bupati Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, Andi Merya Nur, ditangkap KPK dalam OTT. Ia diduga menerima suap yang berhubungan dengan dana hibah BNPB.